Kamis, 09 November 2017

GP Ansor Pringsewu Siapkan Award Bagi PAC Terbaik

Pringsewu, PKB Kab Tegal. Pengurus harian GP Ansor Pringsewu tahun ini menyiapkan paket penghargaan berupa seperangkat komputer bagi kepemimpinan anak cabang Ansor dengan kinerja yang dinilai baik. Mereka akan melanjutkan tradisi penghargaan ini pada tahun-tahun berikutnya bila tahun ini berjalan baik.

“Untuk tahun-tahun berikutnya akan kami siapkan reward yang lebih besar lagi,” Ketua GP Ansor Pringsewu M Sofyan pada sela-sela rapat koordinasi jelang akreditasi organisasi yang dihadiri oleh seluruh Ketua PAC Ansor di Gedung PCNU Pringsewu, Senin (31/8) sore.

GP Ansor Pringsewu Siapkan Award Bagi PAC Terbaik (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Pringsewu Siapkan Award Bagi PAC Terbaik (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Pringsewu Siapkan Award Bagi PAC Terbaik

Untuk menjadi PAC terbaik, komponen penilaian yang digunakan sesuai dengan petunjuk teknis dalam Pelaksanaan Peraturan Organisasi No.15/KONBES-XVIII/VI/2012.

PKB Kab Tegal

Pengurus harian PAC GP Ansor harus antara lain melengkapi program struktur kepengurusan pimpinan ranting GP Ansor minimal 50% dari jumlah desa/kelurahan di masing-masing kecamatan. Mereka juga dituntut untuk melengkapi program pengembangan Banser minimal memunyai 100 Banser dan 1 unit pengamanan serta 6 unit khusus.

Penghargaan itu akan diberikan bila mereka menyelenggarakan kegiatan keagamaan minimal 1 kali dalam sebulan, memunyai 1 LKMS atau LKP.

PKB Kab Tegal

M Sofyan menambahkan, program ini sengaja diterapkan dalam rangka untuk memperoleh gambaran dan mengetahui kelayakan kinerja PAC di masing-masing kecamatan serta untuk mempertanggungjawabkan kegiatannya sesuai dengan visi dan misi GP Ansor Pringsewu.

Pemberian penghargaan dan reward bagi PAC terbaik akan diberikan pada saat Peringatan Harlah Ke-82 Ansor. (Henudin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Tokoh, Doa PKB Kab Tegal

Pergunu Laksanakan Kongres II pada Oktober 2016

Mojokerto, PKB Kab Tegal. Memasuki periode kepengurusan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) yang kedua. Pergunu telah mempersiapkan Kongres II ini di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Jawa Timur pada 26-29 Oktober 2016 mendatang. Kegiatan kongres ini akan dihadiri oleh 34 wilayah dan 327 cabang.

Berbagai pertimbangan telah diambil dalam penetapan tempat dan waktunya. Ketua panitia Kongres Pergunu II, Gatot Sujono mengatakan bahwa Amanatul Ummah layak untuk dijadikan tempat kongres dengan mempertimbangkan kesiapan pengasuhnya.?

Pergunu Laksanakan Kongres II pada Oktober 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Laksanakan Kongres II pada Oktober 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Laksanakan Kongres II pada Oktober 2016

"Belum ada yang siap dengan melihat keterbatasan waktu yang sesingkat ini selain Amanatul Ummah," tambah Gatot.

Sekretaris Panitia Kongres Fadli Usman mengatakan, keputusan tempat dan waktu telah mendapatkan persetujuan dari Ketua Umum PP Pergunu KH Asep Saefuddin Chalim. "Pak Kiai menyatakan telah siap untuk menjadi tuan rumah kongres dan sebagai tuan rumah beliau akan mempersiapkan pelayanan yang terbaik bagi para tamunya,” imbuh Gatot.

Dalam rapat pleno tersebut, juga telah ditetapkan peluncuran Logo kongres. Terpilih karya Ihsan Mustofa, Sekretaris PW Pergunu Provinsi Lampung. "Dari 47 desain yang masuk, terpilih dari PW Lampung yang dijadikan logo resmi," jelasnya. (Red: Fathoni)

PKB Kab Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Jadwal Kajian, Berita, Nusantara PKB Kab Tegal

PKB Kab Tegal

Santri Bangga Belajar di Pesantren Al-Ashriyyah

Jakarta, PKB Kab Tegal. Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor yang baru saja menjadi tempat Muktamar Luar Biasa (MLB) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) versi Gus Dur menjadi tujuan belajar banyak santri. Kini 12.000 santri belajar di sini. Mereka bangga bisa belajar di Al Ashriyyah karena pendidikannya dianggap berkualitas.



Santri Bangga Belajar di Pesantren Al-Ashriyyah (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Bangga Belajar di Pesantren Al-Ashriyyah (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Bangga Belajar di Pesantren Al-Ashriyyah

Mansur, salah seorang santri asal Wonosobo Jateng yang baru enam bulan nyantri menceritakan kepada PKB Kab Tegal disela-sela acara MLB, Kamis (1/5) bahwa ia senang bisa belajar di pesantren ini.

“Disini berkualitas mas, kegiatannya banyak dan padat sekali, sampai-sampai untuk mandi pun kita harus buru-buru,” katanya dengan mata berbinar yang diamini oleh beberapa temannya yang ikut nimbrung bersama PKB Kab Tegal.

PKB Kab Tegal

Aktifitas para santri dimulai pukul 04.00 pagi untuk mandi dan menjalankan sholat malam. Sehabis sholat shubuh, mereka melakukan senam kesegaran jasmani dan sarapan. Lalu mengikuti sekolah hingga pukul 11.30. Berbagai aktifitas, ibadah, belajar, makan, kursus, dan lainnya terus mengalir sampai mereka istirahat kembali pada pukul 22.00 untuk menuju peraduan guna persiapan esok harinya.

Pelajaran yang diajarkan di pesantren ini memadukan antara kurikulum depdiknas dan pengajaran pesantren berbasis kitab kuning serta tambahan berbagai kursus sehingga santri mendapatkan pengalaman hidup secara komprehensif.

PKB Kab Tegal

Saat dikonfirmasi PKB Kab Tegal apakah benar semuanya gratis bagi 12.000 santri yang tinggal disana, ia menegaskan bahwa hal ini memang benar adanya. Tak sepeserpun uang yang dikeluarkan untuk membayar biaya sekolah, makan dan kesehatan. Kebutuhan jajan juga sedikit karena santri dibatasi keluar dari pesantren sehingga tak banyak mengeluarkan uang untuk jajan.

Untuk menu makan yang disediakan, ia mengatakan sudah cukup memadai asupan gizinya dengan lauk tempa, tahu, ikan gabus atau telur yang selalu berganti-ganti setiap hari. Sayur juga selalu disediakan acap kali makan.

Bukan hanya sampai disini, Mansur menuturkan Abah, panggilan untuk Pengasuh Ponpes Habib Saggaf meminta para santri untuk belajar di Ponpes ini minimal 10 tahun. “Nanti dicarikan jodoh santri putri sini, biaya nikah juga ditanggung,” tandasnya.

Pesantren ini memang sudah biasa mengadakan acara besar, teman-teman Manshur menuturkan saat paling ramai adalah pada peringatan Maulid Nabi. masyarakat dari Parung Bogor dan sekitarnya tumplek blek memeriahkan acara ini.

Lalu, bagaimana pesantren ini membiayai seluruh kebutuhan santri secara gratis, Manshur kurang tahu. Dari hitung hitungan kasar, jika setiap hari seorang santri membutuhkan biaya 10.000 rupiah, maka dibutuhkan 120 juta per hari, 3.6 Milyar per bulan dan 43.8 Milyar per tahun.

“Yang jelas Abah hidupnya sangat sederhana, semuanya didedikasikan untuk santri,” tandasnya.

Diceritakannya, pernah suatu ketika, Habib Saggaf dimintai doa agar oleh seorang tamu agar ia dimudahkan rizki. Selang beberapa waktu kemudian usahanya menjadi sukses dan ia datang kembali ke pesantren sambil membawa hadiah sebuah mobil seharga 1.6 Milyar.

Namun demikian, habib berniat menjual mobil tersebut untuk dibelikan sawah yang akan dijadikan asset pesantren. Si pengusaha tersebut melarang mobil tersebut dijual dan sawah tersebut dibeli dan diwakafkan ke pesantren sehingga total dana yang diberikan ke pesantren totalnya lebih dari 3 Milyar.

Menurut Manshur, Habib Saggaf memang banyak tamu dan kenalan, baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri seperti di Kuwait, Brunei Darussalam, Italia, Jerman dan lainnya.

Bagi mereka yang ingin belajar di pesantren ini, terdapat dua masa bagi santri untuk mendaftarkan diri di ponpes ini, yaitu pada bulan Maulid dan bulan Syawal. Dan semua santri diwajibkan untuk sekolah selain mengaji kitab.

Dalam acara MLB ini, para santri terlibat penuh untuk mensukseskan kegiatan. Mereka menyediakan konsumsi, akomodasi dan menyediakan segala kebutuhan peserta muktamar.

Kepada para peserta, mereka juga bersikap sangat ramah. PKB Kab Tegal yang ikut antrian wudhu untuk sholat jamaah dipersilahkan dahulu. Menyediakan air untuk membasuh kaki dan kebutuhan lainnya. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Kajian PKB Kab Tegal

KH Sya’roni Ahmadi, Nasihatnya Selalu Dinantikan Warga

KH Sya’roni Ahmadi dari Kudus, namanya tidak asing bagi warga Nahdliyin. Ia merupakan salah satu kiai sepuh yang multitalent. Nasihat-nasihatnya selalu diterima berbagai lapisan masyarakat baik dari kalangan NU maupun di luar NU.

Di samping kemampuan kiai yang menjadi murid sekaligus besan KH Arwani Amin ini di bidang spiritual dan intelektual, ia juga dianggap selalu tepat dalam bersikap, maka produk fatwa-fatwanya bisa tampil moderat.

“Mbah Kiai Sya’roni itu saat baca sab’ah bagai qori’ yang tak ada duanya, saat menjelaskan tafsir, seperti mufassir yang ilmunya seluas lautan, begitu pula saat Beliau bicara fiqih, falak dan lain sebagainya, namun yang juga patut diperhatikan bahwa beliau tidak pernah berperilaku kontroversial, maka ia diterima siapa saja,” ungkap KH. M. Shofy Al Mubarok Baedlowie, pengasuh pesantren Sirojuth Tholibin Brabo, Grobogan Jawa Tengah.

Lebih lanjut, kiai muda ini menjelaskan bahwa salah satu mustasyar PBNU yang berasal dari kota kretek itu merupakan sosok yang tidak terjun secara struktural dalam kancah politik praktis. Ini merupakan elemen penting? yang patut dipertimbangkan secara matang bagi public figur sekelas Kiai Sya’roni untuk masuk sebagai Ahlul Halli wal Aqdi.

KH Sya’roni Ahmadi, Nasihatnya Selalu Dinantikan Warga (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Sya’roni Ahmadi, Nasihatnya Selalu Dinantikan Warga (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Sya’roni Ahmadi, Nasihatnya Selalu Dinantikan Warga

“Mbah Sya’roni itu piantun (orang) yang lepas dari agenda kepentingan politik praktis. Politik yang dipakai beliau adalah politik kemasyarakatan dan kerakyatan, jadi Beliau bisa mengayomi serta diterima semua pihak,” imbuhnya

Dalam hal bernegara, ulama kharismatik ini termasuk orang yang bersuara lantang menyuarakan pentingnya nasionalisme bagi warga NU. Hal ini bisa dilihat dalam berbagai orasi ceramahnya di berbagai tempat.

PKB Kab Tegal

"NU harus membela NKRI selamanya. Jika tidak, ? NU bisa dikatakan sebagai pengkhianat terhadap resolusi jihad," contoh kata tegas Kiai Sya’roni saat menyampaikan mauidzoh hasanah dalam acara grand launching Kartu Tanda Anggota (Kartanu) di Kudus beberapa waktu lalu. (Ahmad Mundzir/Anam)

?

Foto: KH Syaroni Ahmadi saat bersama Habib Syech

PKB Kab Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Syariah, Aswaja, Kiai PKB Kab Tegal

Fatayat NU Way Kanan Sosialisasikan Bahaya Seks Bebas kepada Pelajar

Way Kanan, PKB Kab Tegal

Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Way Kanan Lampung Sosialisasikan bahaya seks bebas di SMK 1 Pakuan Ratu, Sabtu (5/3) lalu.

Fatayat NU Way Kanan Sosialisasikan Bahaya Seks Bebas kepada Pelajar (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat NU Way Kanan Sosialisasikan Bahaya Seks Bebas kepada Pelajar (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat NU Way Kanan Sosialisasikan Bahaya Seks Bebas kepada Pelajar

Upaya sosialisasi bahaya perilaku menyimpang khususnya pergaulan bebas yang mengarah ke sex bebas melalui pendidikan ini, digagas Fatayat NU Kabupaten Way Kanan dengan mengusung program kegiatan bertajuk ‘Fatayat Goes To School’ dengan penyuluhan yang menyenangkan bagi siswa menengah atas di Kabupaten Way Kanan.

"Kegiatan ini sebagai bentuk keprihatinan kami terhadap pergaulan anak-anak yang saat ini cenderung bergaul terlampau bebas, sehingga banyak anak-anak mengalami dampak buruk baik psikologi maupun perkembangan anak tersebut,” ujar Rosmalia Resma Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Way Kanan di Blambangan Umpu, Senin (7/3).

Bahkan, lanjutnya, pelajar rentan mengalami kekerasan, khususnya terhadap anak perempuan. Ini jelas berakibat fatal bagi generasi yang akan datang, bahkan agama pun jelas melarang pergaulan yang kebablasan.

PC Fatayat Way Kanan yang merupakan organisasi perempuan muda NU merasa ikut memberikan kepedulian melalui pendidikan sosial terhadap pelajar dengan memberikan penyuluhan yang menyenangkan pada sekolah-sekolah di tingkat SMA atau sederajat.

PKB Kab Tegal

?

"Ini bentuk kepedulian sosial Fatayat dan merupakan program kerja pengurusan kami dengan Fatayat Goes To School akan memberikan dampak yang baik dan selalu waspada akan prilaku yang menyimpang,” demikian Rosmalia Resma. (Disisi Saidi Fatah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal

PKB Kab Tegal IMNU, Budaya PKB Kab Tegal

GP Ansor Pematangsiantar Rekrut Puluhan Pemuda Masuk Banser

Pematangsiantar, PKB Kab Tegal - Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda Ke-88, GP Ansor Kota Pematanngsiantar menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATSAR) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) selama tiga hari. Pendidikan untuk anggota baru Banser ini dibuka pada Jumat (28/10). Kegiatan ini berlangsung di Balai Diklat Kehutanan Pematangsiantar hingga Ahad (30/10).

Ketua GP Ansor Kota Pematangsiantar Arjuna menyatakan bahwa hari Sumpah Pemuda 28 Oktober merupakan momentum kebangkitan bagi pemuda dalam mengisi pembangunan, khususnya pemuda di Pematangsiantar.

GP Ansor Pematangsiantar Rekrut Puluhan Pemuda Masuk Banser (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Pematangsiantar Rekrut Puluhan Pemuda Masuk Banser (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Pematangsiantar Rekrut Puluhan Pemuda Masuk Banser

Tampak hadir pada pembukaan Gubernur Sumatera Utara H Tengku Erry Nurady, pengurus GP Ansor Sumut, Walikota Pematangsiantar Jumsadi Damanik, pengurus harian PCNU Kota Pematangsiantar, Fatayat NU Kota Pematangsiantar, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, sejumlah pimpinan SKPD, dan tokoh masyarakat.

PKB Kab Tegal

Erry Nurady mengatakan bahwa kaderisasi sangat penting dalam upaya membina mental generasi muda yang berkualitas dan berakhlakul karimah.

Dalam kesempatan itu GP Ansor Kota Pematangsiantar mengukuhkan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kota Pematangsiantar masa khidmat 2015-2019. GP Ansor Kota Pematangsiantar berkomitmen mendukung gerakan nasional antinarkoba. Mereka mendeklarasikan Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) Kota Pematangsiantar masa khidmat 2016-2019.

Pendidikan ini ditutup pada Ahad (30/10) dengan menghasilkan puluhan kader Banser. (Fajar Prabowo/Alhafiz K)

PKB Kab Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Olahraga PKB Kab Tegal

4000 Warga Hadiri Tahlilan NU Suoh Lampung Barat

Lampung Barat, PKB Kab Tegal. Sekitar empat ribu warga memadati acara  tahlil  dan tabligh akbar dalam rangka pelantikan pengurus Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) Kecamatan Suoh dan pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang Muslimat NU Kecamatan Suoh, Ahad (25/1/2015).

4000 Warga Hadiri Tahlilan NU Suoh Lampung Barat (Sumber Gambar : Nu Online)
4000 Warga Hadiri Tahlilan NU Suoh Lampung Barat (Sumber Gambar : Nu Online)

4000 Warga Hadiri Tahlilan NU Suoh Lampung Barat

Para jamaah yang hadir sejak pukul 06.30 WIB  itu datang dari berbagai pekon se-Lampung Barat. Mereka memenuhi setiap sudut halaman masjid, rumah warga, hingga ke sejumlah ruas jalan. Lapangan tempat parkir yang disediakan panitia pun penuh dengan kendaraan yang membawa rombongan dari berbagai penjuru.

Gus Aris, Ketua MWCNU Kecamatan Suoh, mengaku senang NU di daerahnya yang menunjukkan tanda-tanda bangkit dan bersatu untuk maju membangun Kecamatan Suoh. Ini terlihat antusiasme warga NU yang membludak dalam acara pengukuhan kali ini.

PKB Kab Tegal

Rais Syuriah MWCNU KH Nurhadi mengatakan, gelaran ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada warga NU tentang bagaimana tahlilan yang sudah menjadi tradisi yang tidak bisa terpisahkan dari NU.

PKB Kab Tegal

Ketua PWNU KH Soleh Bajuri Lampung dalam ceramahnya mengatakan, kegiatan tahlilan adalah suatu wujud keberhasilan islamisasi terhadap tradisi masyarakat Indonesia praIslam. Tahlilan secara bahasa adalah berasal dari kata “tahlil” yang artinya ucapan “laa ilaaha illallah”.

Tetapi,  katanya, pengertian yang berkembang di masyarakat, tahlilan adalah kegiatan keagamaaan yang di dalamnya terdapat pengucapan tahlil dan kalimat thayibah lainya untuk mendoakan diri sendiri ataupun orang lain yang masih hidup maupun yang sudah meninggal agar diampuni dosanya ataupun untuk dikabulkan hajatnya.

Ia menegaskan, ritual ini tidak sia-sia. Doa bersama untuk memberikan hadiah pahala kepada orang yang telah meninggal dunia itu akan sampai kepada sasaran. Hal ini memiliki dasar yang kuat dari hadits Rasulullah dalam kitab sahih Bukhari dan Muslim. (Rudi Santoso/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal RMI NU PKB Kab Tegal