Kamis, 14 Desember 2017

NU Pringsewu Imbau Masyarakat Hati-hati Investasi Bodong

Pringsewu, PKB Kab Tegal. Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu H Taufiqurrohim mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat khususnya Warga NU untuk tidak tergiur dengan segala macam bentuk tawaran bergabung dengan kelompok yang menjanjikan keuntungan finansial melalui berinvestasi uang dalam jumlah tertentu.

Berbagai investasi bodong saat ini banyak bermunculan dengan menyasar tidak saja orang-orang yang ekonomi menengah ke bawah namun juga orang berpendidikan, TNI, Polri, PNS serta ekonomi menengah atas menjadi sasaran empuk investasi ini.

NU Pringsewu Imbau Masyarakat Hati-hati Investasi Bodong (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Pringsewu Imbau Masyarakat Hati-hati Investasi Bodong (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Pringsewu Imbau Masyarakat Hati-hati Investasi Bodong

Salah satu bentuk investasi sejenis ini yang sedang marak dan berkembang di Kabupaten Pringsewu adalah investasi yang memberikan iming-iming bantuan pembayaran hutang sampai dengan lunas yang konon berasal dari Swiss yaitu UN Swissindo.

Investasi ini menawarkan kepada siapa saja untuk menyetorkan sejumlah uang dan persyaratan administratif berupa KTP dan sejenisnya. Setelah itu mereka akan dijanjikan uang untuk melunasi hutang yang akan dicairkan sebelum lebaran. Dana tersebut konon berasal dari harta karun Presiden Sukarno.

"Hati-hati investasi tak jelas seperti ini. Jangan gampang terpengaruh dan ikut-ikutan kegiatan seperti ini," katanya di depan Pengurus NU Kecamatan dan Ranting saat melakukan Safari Ramadhan di Masjid Darussalam Fajar Agung Barat Pringsewu, Senin (5/6).

PKB Kab Tegal

Ia mengatakan bahwa dirinya selaku pengurus NU dan beberapa ormas keagamaan lainnya serta dari MUI sudah melakukan pertemuan membahas UN Swissindo dengan beberapa elemen-elemen terkait, yang diinisiasi oleh Pemda Kabupaten Pringsewu.?

Hasil pertemuan tersebut menilai bahwa aktifitas UN Swissindo selama ini sudah membuat masyarakat resah dan data yang mereka gunakan palsu.

Dalam pertemuan pada Senin (5/6/17) di Kantor Bupati Pringsewu yang menghadirkan para Relawan UN Swissindo dan otoritas Jasa keuangan (OJK) ini juga didapat keterangan bahwa UN Swissindo ilegal dan dibeberapa daerah sudah ditangani oleh pihak kepolisian karena para nasabah/relawannya merasa sudah menjadi korban.

Hal senada juga dikatakan Ketua MUI Pringsewu KH Hambali yang juga hadir pada Kegiatan Safari Ramadhan tersebut. Ia mengatakan bahwa Rasulullah sudah menegaskan untuk meninggalkan sesuatu yang tidak jelas dan meragukan.?

PKB Kab Tegal

"Da maa yariibuka Ilaa ma la yariibuka. Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu," tegasnya.

Kiai Hambali yang juga Wakil Ketua PCNU Pringsewu ini menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Pringsewu untuk bekerja dengan cara baik dan benar dalam memenuhi kebutuhan hidup. Yang terpenting dari Rezeki yang didapat menurutnya adalah kehalalan dan kebarakahannya bukan jumlahnya. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Kajian Islam PKB Kab Tegal

Masjid dan Pesantren Adalah Aset NU

Jepara, PKB Kab Tegal. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kabupaten Jepara KH Asyhari Syamsuri menyatakan keberadaan masjid dan pesantren merupakan aset NU yang tidak boleh ditinggalkan karena keduanya merupakan modal yang luar biasa. 

Hal itu disampaikannya dalam Rapimda Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) yang dilaksanakan di Gedung NU, Jalan Pemuda No.51, Ahad (10/3). 

Masjid dan Pesantren Adalah Aset NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Masjid dan Pesantren Adalah Aset NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Masjid dan Pesantren Adalah Aset NU

Menurutnya, dari 2 tempat itu organisasi NU kian berkembang. Masjid jelasnya selain sebagai tempat peribadatan juga tempat kajian Islam sedangkan pesantren merupakan pusat kajian ilmu keagamaan bagi santri. 

PKB Kab Tegal

Kiai Asyhari yang juga kepala SMKN 3 Jepara melansir jumlah masjid versi LTMNU Cabang Jepara sebanyak 662 dan 80% merupakan masjid basis NU. Meski demikian ia menyayangkan ada beberapa rumah Allah yang kini dikuasai kelompok lain. 

“Semisal di desa Slagi kecamatan Pakis Aji ada sebuah tempat ibadah yang dulunya kental dengan tradisi NU—kini sudah berubah drastis,” keluhnya. 

PKB Kab Tegal

Sementara itu, Haryono Wibowo, staf ahli Bupati bidang pembangunan, kemasyarakatan dan SDM mewakili Bupati Jepara memberikan apresiasi kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari Imam, Khatib, Takmir Masjid dan tamu undangan dari Banom NU. 

Haryono mengatakan forum tersebut juga terkait dengan kegiatan rutin safari Jum’at yang dilaksanakan Bupati bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Pihaknya sebelum melaksanakan pelaksanaan shalat Jum’at terlebih dahulu meninjau MI di sekitar lokasi kunjungan. 

“Kami—Bupati bersama SKPD melakukan komunikasi pada pihak madrasah terkait kegiatan-kegiatan, kondisi, rencana dan permasalahan yang dihadapi sehingga melalui forum itu terjalinlah komunikasi timbal balik antara Pemkab dan lembaga yang terkait,” katanya. 

Dari forum Safari Jum’at lanjut Haryono akan banyak informasi masuk kemudian ditindaklanjuti. Tujuannya, masih menurut dia tidak lain untuk menjalin kerukunan agama muaranya tidak ada letupan ormas dan memberikan ekses positif ditengah-tengah masyarakat. 

Kiai Asyhari Syamsuri juga menghimbau kepada warga NU agar tetap membentengi masjid agar tidak diambil alih oleh kelompok-kelompok lain. 

Kegiatan yang menggandeng PT Sinde Budi Sentosa dihadiri KH Masdar Farid Mas’udi, Rais Syuriyah PBNU, KH Abdul Manan A Ghani, Ketua LTM-PBNU, serta rombongan LTM PBNU. 

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Syaiful Mustaqim      

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Pertandingan, Bahtsul Masail PKB Kab Tegal

NU Peduli Berikan Bantuan dan Pelayanan untuk Korban Gempa Aceh

Aceh Besar, PKB Kab Tegal. Hujan menyambut kedatangan kloter ketiga rombongan NU Peduli Gempa Aceh di Kantor PWNU Aceh, Jalan Ir ? Moh Tahier Nomor 9 Komplek Dayah Thalibul Huda, Bayu Lam Cot, Darul Imarah Aceh Besar Selasa (13/12) pagi. Rombongan disambut oleh Ketua PWNU Aceh Tengku Faisal Ali beserta jajarannya.

Kedatangan rombongan ketiga hari ini terdiri dari relawan LPBINU, yang merupakan tenaga tambahan dari relawan yang telah berada di lokasi pengungsian dampak gempa Aceh sejak pekan lalu.?

NU Peduli Berikan Bantuan dan Pelayanan untuk Korban Gempa Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Peduli Berikan Bantuan dan Pelayanan untuk Korban Gempa Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Peduli Berikan Bantuan dan Pelayanan untuk Korban Gempa Aceh

Selain itu, juga hadir perwakilan LAZISNU. Seperti dijadwalakan sebelumnya, LAZISNU mengirimkan barang bantuan yang akan dibagikan kepada warga terdampak bencana gempa Aceh.

"Ada 1000 paket bantuan untuk warga terdampak gempa yang akan menerima paket bantuan dari Lazisnu. Saat ini paket tersebut sedang dipersiapkan pengemasannya," ? kata Direktur Penyaluran LAZISNU Slamet Tuhari Ng.

Slamet menambahkan hingga Sabtu (10/12) lalu donasi warga melalui LAZISNU mencapai Rp105.000.000. "Untuk penyediaan barang bantuan kepada warga terdampak, tingkat penyalurannya sudah mencapai 90 persen dari dana tersebut," kata Slamet, Selasa (13/12) siang.

PKB Kab Tegal

Pada kunjungan hari ini, selain Slamet, juga hadir Ketua PP LAZISNU Syamsul Huda, Ketua LKNU Hisyam Said Budairi, Ketua LPBINU M Ali Yusuf dan Sekretaris LPBINU Yayah Ruchyati.

LKNU juga menyertakan tenaga dokter. LKNU membuka posko kesehatan di Desa Mesjid Tuha, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Selasa sore.

"Adanya posko kesehatan ini untuk mencegah dan mengobati adanya penyakit yang dimungkinkan diderita warga di lokasi pengungisan," kata Didik Setiyadi salah satu dokter dari LKNU.

PKB Kab Tegal

Sementara itu Diki Apriawan, dokter lainnya mengatakan pasca bencana biasanya ada beberapa penyakit yang menyertai seperti ISPA, diare, dan penyakit kulit.

"Selain itu dari aspek psikososial juga dapat memberikan edukasi terutama kepada masyarakat terdampak bencana agar ke depan lebih bisa menjaga kesehatan," tambah Didik. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal RMI NU PKB Kab Tegal

Indonesia Kurang Serius atasi Korupsi

Jakarta, PKB Kab Tegal
Tampaknya masih panjang perjalanan Indonesia untuk menjadi negara yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Dalam laporan Transparansi Internasional tentang index korupsi yang dirilis kemarin, posisi Indonesia masih berada pada tingkat 21 negara terkorup diantara 159 negara yang disurvey.

Penanggung Jawab Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) PBNU HM Rozy Munir berpendapat walaupun belakangan ini gerakan anti korupsi terus digalakkan dan disosialisasikan secara besar-besaran, tetapi pemerintah terkesan kurang maksimal dan masih pilih kasih dalam penanganan korupsi.

“Yang sudah ada ditangani dengan serius karena selalu ada korupsi baru yang sering mengaburkan yang lama yang sudah diproses, lama-lama kan dha kepegang semuanya. Lebih baik yang sudah gede-gede diprioritaskan dan ditembak, kalau tidak akan kehabisan tenaga dan personalia” paparnya.

Mantan menteri BUMN era Gus Dur tersebut berpendapat bahwa pendirian beberapa lembaga untuk memberantas korupsi seperti KPK atau Tipikor merupakan gebrakan shock terapy dalam memberantas korupsi.

“Tetapi jangan setengah hati, masyarakat menunggu keseriusan dan ingin melihat hasilnya. O ternyata shock terapy menyebabkan tidak terulangnya lagi korupsi atau tak melakukan korupsi,” imbuhnya.

Masyarakat saat ini sudah sampai pada titik ketidakpercayaan bahwa dalam institusi penegak hukum ada berbagai kecurigaan korupsi, bahkan banyak diantara mereka yang memiliki kekayaan yang fantastis, tetapi rakyat belum melihat nyata bagaimana kelanjutannya.

“Kemauan politik yang sebetulnya sangat penting, dengan contoh, dengan keteladanan. Lalu perangkat perundangan disiapkan, para pemimpin dari legislatif, birokrasi dan lainnya juga harus memberi contoh,” katanya.

Dosen FE UI tersebut sangat menyayangkan posisi Indonesia dalam bidang korupsi yang sejajar dengan negara-negara terbelakang dan miskin seperti Myamar, Agnola, Chad, Somalia, Sudan Pantai Gading, Tadjikistan dan Turkmenistan. Untuk bisa bersaing dengan Malaysia, Brunei, atau India posisi Indonesia masih jauh, apalagi dibandingkan dengan Singapura yang menduduki 10 besar negara terbersih di dunia.(mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Pahlawan, Sejarah PKB Kab Tegal

Indonesia Kurang Serius atasi Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)
Indonesia Kurang Serius atasi Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)

Indonesia Kurang Serius atasi Korupsi

Yunani Berbaik Hati Sekolahkan Anak-Anak Pengungsi

Athena, PKB Kab Tegal



Yunani akan menyekolahkan sekitar 1.500 anak pengungsi, yang tertahan di negara tersebut, mulai 10 Oktober, kata Kementerian Pendidikan pada Rabu.

"Menyekolahkan anak-anak pengungsi merupakan kewajiban internasional Yunani," kata Menteri Pendidikan Nikos Filis dalam jumpa pers.

Yunani Berbaik Hati Sekolahkan Anak-Anak Pengungsi (Sumber Gambar : Nu Online)
Yunani Berbaik Hati Sekolahkan Anak-Anak Pengungsi (Sumber Gambar : Nu Online)

Yunani Berbaik Hati Sekolahkan Anak-Anak Pengungsi

Kelas sore akan dibuka di 20 sekolah di Athena, Thesalonika dan beberapa daerah lain di negara ini, kata Kementerian Pendidikan.

Namun, setelah dua sekolah di Yunani utara menyatakan penentangan terhadap rencana itu pada bulan lalu, para pejabat mengatakan hanya anak-anak pengungsi yang sudah divaksinasi yang boleh bersekolah.

PKB Kab Tegal

"Operasi bertahap di berbagai daerah lainnya akan mengikuti kemajuan proses vaksinasi," kata sekretaris jenderal kementerian Yiannis Pantis, seperti dilansir kantor berita negara ANA.

Pemerintah Yunani awalnya mengatakan pihaknya akan mendaftarkan sekitar 18.000 anak imigran di sejumlah sekolah mulai akhir September.

Namun, bulan lalu para orang tua di Oreokastro, sebuah distrik dekat Thesalonika, mengatakan mereka tidak akan membiarkan anak-anak pengungsi belajar di sekolah mereka karena alasan kesehatan, sikap yang dikutuk oleh pemerintah.?

PKB Kab Tegal

Lebih dari 60.000 pengungsi dan imigran saat ini terjebak di Yunani setelah beberapa negara Eropa di utara menutup perbatasan mereka pada tahun ini.

Mereka meliputi ribuan warga Suriah yang melarikan diri dari perang saudara, yang sedang menunggu persetujuan suaka atau relokasi di tempat lain di Uni Eropa, demikian dikutip dari laporan AFP. ? (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Khutbah, Hadits PKB Kab Tegal

Tiga Amalan Utama pada Malam Nisfu Sya’ban

Sya’ban berarti bulan penuh berkah dan kebaikan. Pada bulan ini Allah membuka pintu rahmat dan ampunan seluas-luasnya. Karenanya, dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunah seperti puasa sunah. Hal ini sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Sebuah hadits mengatakan bahwa Nabi SAW lebih sering puasa sunah di bulan Sya’ban dibandingkan pada bulan lainnya, (HR Al-Bukhari).

Selain puasa, menghidupkan malam sya’ban juga sangat dianjurkan khususnya malam nisfu Sya’ban (pertengahan bulan Sya’ban). Maksud menghidupkan malam di sini ialah memperbanyak ibadah dan melakukan amalan baik pada malam nisfu Sya’ban. Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Al-Maliki menegaskan bahwa terdapat banyak kemuliaan di malam nisfu Sya’ban; Allah SWT akan mengampuni dosa orang yang minta ampunan pada malam itu, mengasihi orang yang minta kasih, menjawab do’a orang yang meminta, melapangkan penderitaan orang susah, dan membebaskan sekelompok orang dari neraka.

Tiga Amalan Utama pada Malam Nisfu Sya’ban (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiga Amalan Utama pada Malam Nisfu Sya’ban (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiga Amalan Utama pada Malam Nisfu Sya’ban

Setidaknya terdapat tiga amalan yang dapat dilakukan pada malam nisfu Sya’ban. Tiga amalan ini disarikan dari kitab Madza fi Sya’ban karya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki.

Pertama, memperbanyak doa. Anjuran ini didasarkan pada hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

PKB Kab Tegal

PKB Kab Tegal

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “(Rahmat) Allah SWT turun ke bumi pada malam nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan),” (HR Al-Baihaqi).

Kedua, membaca dua kalimat syahadat sebanyak-banyaknya. Dua kalimat syahadat termasuk kalimat mulia. Dua kalimat ini sangat baik dibaca kapan pun dan di mana pun terlebih lagi pada malam nisfu Sya’ban. Sayyid Muhammad bin Alawi mengatakan,

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? "? ? ? ? ? ? ?".

Artinya, “Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasululullah, khususnya bulan Sya’ban dan malam pertengahannya.”

Ketiga, memperbanyak istighfar. Tidak ada satu pun manusia yang bersih dari dosa dan salah. Itulah manusia. Kesehariannya bergelimang dosa. Namun kendati manusia berdosa, Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan kepada siapa pun. Karenaya, meminta ampunan (istighfar) sangat dianjurkan terlebih lagi di malam nisfu Sya’ban. Sayyid Muhammad bin Alawi menjelaskan,

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Sya’ban dan malam pertengahannya. Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Pada bulan Sya’ban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan.

Demikianlah tiga amalan utama di malam nisfu Sya’ban menurut Sayyid Muhammad. Semua amalan itu berdampak baik dan memberi keberkahan kepada orang yang mengamalkannya.

Semoga kita termasuk orang yang menghidupkan malam nisfu Sya’ban dengan memperbanyak do’a, membaca dua kalimat syahadat, istighfar, dan kalimat mulia lainnya. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Kyai, Cerita PKB Kab Tegal

Rabu, 13 Desember 2017

Jangan Tergiur dengan Aliran Agamis Materialistis

Pringsewu, PKB Kab Tegal. Saat menyampaikan materi pada Ngaji Ahad Pagi atau Jihad Pagi di Gedung NU Kabupaten Pringsewu, Ahad (16/10), Ketua PCNU Kabupaten Bogor Jawa Barat KH. Romdhon mengatakan bahwa saat ini banyak terjadi kemiskinan aqidah ditengah masyarakat.

Jangan Tergiur dengan Aliran Agamis Materialistis (Sumber Gambar : Nu Online)
Jangan Tergiur dengan Aliran Agamis Materialistis (Sumber Gambar : Nu Online)

Jangan Tergiur dengan Aliran Agamis Materialistis

Kang Doni, begitu Ia biasa disapa mengatakan bahwa fenomena semakin banyaknya orang yang memiliki sifat hedonis dan materialistis merupakan tanda sudah terjadinya kerapuhan mental spiritual.

Menurut Alumni Pesantren Cipasung Tasikmalaya dan Ciganjur Jakarta ini, banyak orang tergiur dengan iming-iming materi yang berkedok padepokan, Majelis taklim dan sejenisnya. Orang yang tergiur saat ini juga sudah tidak memandang lagi status sosial dan status pendidikan.

"Banyak sekarang yang berpendidikan sampai dengan S3 baik dalam maupun luar negeri yang ikut-ikut dalam aliran yang lebih mengarah kepada kecintaan pada dunia," ungkapnya.

PKB Kab Tegal

Oleh karenanya, ini merupakan tugas yang berat bagi NU untuk memberikan pencerahan agar warga NU tidak ikut terbawa arus dengan aliran-aliran Agamis Materialistis tersebut.

Kedatangan Kang Doni ke PCNU Pringsewu ini dalam rangka Silaturahmi dan lebih menambah ukhuwah antar PCNU Bogor dan Pringsewu. "Mudah-mudahan dengan silaturahmi ini kita dipanjangkan umur dan murah rezeki," harap kang doni.

Silaturahmi tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi dengan Mustasyar PCNU Pringsewu H Sujadi yang juga Bupati Pringsewu dan hadir pada kegiatan Jihad Pagi tersebut. Ditemui setelah kegiatan Jihad Pagi, Kang Doni mengatakan bahwa saat ini terjadi kelangkaan seorang ulama yang juga umara.

PKB Kab Tegal

Padahal menurutnya, sejarah mencatat dimasa lalu banyak sekali para ulama yang juga menjadi pemimpin pemerintahan dan membawa kemaslahatan bagi warganya.

"Kemiskinan struktural jika terjadi umara tidak bisa mengelola pemerintahan. Ketika Ulama menjadi pemimpin Insyaallah kemaslahatan dunia dan akhirat dapat diraih," katanya. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Olahraga, Halaqoh, Pahlawan PKB Kab Tegal