Honolulu, PKB Kab Tegal. Menjadi orang rantau, tentu lebaran mempunyai makna tersendiri. Demikian pula dengan komunitas Muslim di Hawai. Perayaan Hari Raya Idul Fitri menjadi begitu syahdu, penuh makna dan sangat menyentuh hati bagi setiap muslim di sana. Kenapa? Tentu karena umumnya umumnya Muslim di Hawaii adalah perantau, atau bukan asli penduduk amerika. Rata-rata adalah keturunan Asia: Indonesia, India, Timur Tengah, Turki dan lain-lain.
Perayaan Idul Fitri di Hawaii dimulai dengan kumandang takbir yang mengalun merdu sejak Maghrib di Masjid Manoa Hawaii. Meski tanpa speacker yang terdengar nyaring ke luar Masjid, namun tetap dapat dilangsungkan dengan Khusyu dan syahdu hingga malam hari sekitar jam 21.00 waktu setempat. Demikian dilaporkan Slamet Thohari kontributor PKB Kab Tegal di Honolulu, Negara Bagian Hawai, AS.
Minggu, 05 November 2017
Wakil PBB Nilai Situasi Irak “Tetap Mengerikan”
New York, PKB Kab Tegal. Situasi di Irak "sangat berat" tapi bukan berarti tak bisa diselesaikan, meskipun bentrokan sektarian terus berkecamuk di negeri itu, kata seorang utusan PBB untuk Irak di Markas PBB, New York.
Ia menggantungkan harapannya pada anggota parlemen baru pada 1 Juli, setelah pemungutan suara pada 3 April.
Ia mengatakan Misi Bantuan PBB di Irak (UNAMI), yang ia pimpin, telah "bekerja dengan sangat keras dengan wakil dari semua partai politik" untuk mewujudkan itu. Ia menambahkan wakil PBB menyadari bahwa "itu bukan urusan biasa lagi".
Pemerintah saat ini, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Nouri Al-Maliki, telah dikecam karena terlalu pro-Syiah, sehingga melahirkan dukungan buat kelompok pro-Sunni --Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), yang saat ini merebut banyak wilayah Irak dan mengancam Ibu Kota negeri tersebut, Baghdad.
Namun Mladenov mengatakan meskipun ia menduga ISIS takkan menyerang ibu kota Irak, "pendapat yang ada ialah mereka berusaha mengucilkan Baghdad". Ia mengatakan ada banyak personel militer di kota tersebut untuk mempertahankannya. (antara/mukafi niam)
Foto: Reuters
Dari Nu Online: nu.or.id
PKB Kab Tegal Aswaja, Halaqoh PKB Kab Tegal
| Wakil PBB Nilai Situasi Irak “Tetap Mengerikan” (Sumber Gambar : Nu Online) |
Wakil PBB Nilai Situasi Irak “Tetap Mengerikan”
Meskipun situasi kemanusiaan "tetap mengerikan", Nickolai Mladenov --Wakil Khusus Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon untuk Irak, mengatakan kepada wartawan melalui konferensi jarak jauh dari Baghdad, "Irak dapat diselamatkan dan negeri tersebut dapat dipersatukan."Ia menggantungkan harapannya pada anggota parlemen baru pada 1 Juli, setelah pemungutan suara pada 3 April.
PKB Kab Tegal
"Ini adalah langkah yang mendapat mandat undang-undang dasar dalam proses politik di Irak," kata Mladenov, sebagaimana dikutip Xinhua. "Jadi kami harap keadaan akan terurai secepatnya setelah 1 Juli."Ia mengatakan Misi Bantuan PBB di Irak (UNAMI), yang ia pimpin, telah "bekerja dengan sangat keras dengan wakil dari semua partai politik" untuk mewujudkan itu. Ia menambahkan wakil PBB menyadari bahwa "itu bukan urusan biasa lagi".
PKB Kab Tegal
"Ada kesepakatan umum di seluruh dewan bahwa pemerintah mendatang mencakup wakil mendasar seluruh masyarakat Irak dan itu harus dipimpin oleh satu tim orang yang mampu untuk dengan cepat mengatasi tantangan ... serta mempersatukan bermacam masyarakat," kata Mladenov. "Apa susunan pemerintah nantinya terserah keputusan wakil yang dipilih secara demokratis di negeri ini."Pemerintah saat ini, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Nouri Al-Maliki, telah dikecam karena terlalu pro-Syiah, sehingga melahirkan dukungan buat kelompok pro-Sunni --Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), yang saat ini merebut banyak wilayah Irak dan mengancam Ibu Kota negeri tersebut, Baghdad.
Namun Mladenov mengatakan meskipun ia menduga ISIS takkan menyerang ibu kota Irak, "pendapat yang ada ialah mereka berusaha mengucilkan Baghdad". Ia mengatakan ada banyak personel militer di kota tersebut untuk mempertahankannya. (antara/mukafi niam)
Foto: Reuters
Dari Nu Online: nu.or.id
PKB Kab Tegal Aswaja, Halaqoh PKB Kab Tegal
Sabtu, 04 November 2017
Pendidikan Pesantren Arahkan Pola Hidup Anak
Demak, PKB Kab Tegal. Sistem pendidikan pesantren berusaha mencetak anak yang pandai dan cerdas. Selain itu, mengarahkan pola hidup anak dalam rangka menjalani hidupnya di masa mendatang.
Mantan ketua PWNU Jateng tersebut mengapresiasi perjuangan almarhumah yang peduli pada pendidikan anak lewat dunia pesantren. Menurutnya pesantren memiliki karakter, watak dan tradisi tersendiri yang berbeda dengan masyarakat pada umumnya.
“Jangan menyesal memasukkan anak ke pesantren karena di sini anak akan menerima pendidikan dengan sistim kehidupan berdasarkan agama, mereka disiapkan untuk masa depan maka anak tidak akan ketinggalan jaman,” jelas kiai Buchori. (A.Shiddiq Sugiarto/Anam)
PKB Kab Tegal Ulama, RMI NU PKB Kab Tegal
| Pendidikan Pesantren Arahkan Pola Hidup Anak (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pendidikan Pesantren Arahkan Pola Hidup Anak
“Menentukan pendidikan anak sangat vital termasuk pendidikan yang berlandaskan agama. Cerdas kalau tidak dasari agama maka anak manusia akan mengandalkan logika akal itu rentan dengan aqidahnya,” kata KH Buchori Masruri saat memperingati 1000 hari wafatnya Ibu Nyai Hj Mujahadah Musyafak, pengasuh Pesantren Nurul hikmah Merbotan Bintoro Demak, Selasa malam 10/3.Mantan ketua PWNU Jateng tersebut mengapresiasi perjuangan almarhumah yang peduli pada pendidikan anak lewat dunia pesantren. Menurutnya pesantren memiliki karakter, watak dan tradisi tersendiri yang berbeda dengan masyarakat pada umumnya.
PKB Kab Tegal
Dikatakannya, pesantren memiliki keunikan sendiri dalam aspek-aspek kehidupannya pola kepemimpinan pondok pesantren yang mandiri. Kitab-kitab rujukan umum yang selalu digunakan dari berbagai abad dalam bentuk kitab kuning dan sistem nilai yang digunakan adalah bagian dari masyarakat luas dan dianggap mampu mengajarkan pendidikan dan tidak mudah kena dengan budaya negatif“Jangan menyesal memasukkan anak ke pesantren karena di sini anak akan menerima pendidikan dengan sistim kehidupan berdasarkan agama, mereka disiapkan untuk masa depan maka anak tidak akan ketinggalan jaman,” jelas kiai Buchori. (A.Shiddiq Sugiarto/Anam)
PKB Kab Tegal
Dari Nu Online: nu.or.idPKB Kab Tegal Ulama, RMI NU PKB Kab Tegal
Songsong Ujian, Pelajar SMA Al-Muayyad Ziarahi Makam Pandanaran
Surakarta, PKB Kab Tegal. Pelajar SMA Al-Muayyad Surakarta berziarah di makam sunan Pandanaran Klaten dan makam KH Manshur Popongan. Mereka berdoa kepada Allah di makam kedua orang saleh ini dalam rangka menyambut Ulangan Tengah Semester.
Pelajar SMA Al-Muayyad biasanya ziarah ke makam para pendiri pesantren serta makam wali dan syuhada’ di kompleks pemakaman Makamhaji.
PKB Kab Tegal Hikmah PKB Kab Tegal
| Songsong Ujian, Pelajar SMA Al-Muayyad Ziarahi Makam Pandanaran (Sumber Gambar : Nu Online) |
Songsong Ujian, Pelajar SMA Al-Muayyad Ziarahi Makam Pandanaran
Salah satu panitia ziarah, Munir mengakui bahwa tradisi ziarah pelajar ini terbilang baru. “Sudah berjalan beberapa kali namun itu masih tergolong program baru. Dahulu biasanya pondok melakukan ziarah Soloraya menjelang khataman, namun untuk saat ini menjelang UTS maupun UAS,” kata Munir kepada PKB Kab Tegal, Selasa (23/9).Pelajar SMA Al-Muayyad biasanya ziarah ke makam para pendiri pesantren serta makam wali dan syuhada’ di kompleks pemakaman Makamhaji.
PKB Kab Tegal
Ziarah jelang ujian ini menjadi sarana pelajar mendekatkan diri kepada Allah, sehingga memperoleh kesiapan batin dalam menghadapi ulangan. “Selain menambah kekuatan mental, kita ingin menghidupkan tradisi pesantren di kalangan pelajar,” imbuh Munir. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)PKB Kab Tegal
Dari Nu Online: nu.or.idPKB Kab Tegal Hikmah PKB Kab Tegal
Mahasiswa Harus Kritis Pahami Ideologi Masuk Ke Indonesia
Bandar Lampung, PKB Kab Tegal
Wakil Rektor III bagian Kemahasiswaan Universitas Lampung Aom karomani berharap agar mahasiswa saat ini lebih kritis dalam menanggapi ideologi yang masuk ke Indonesia.
Hal ini disampaikannya pada diskusi dan bedah buku tentang Ideologi Khilafah ala Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di ruang seminar Perpustakaan Universitas Lampung lantai III yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Lampung, Senin (28/8).
Dosen Fakultas Hukum, Iwan Satriawan, yang juga menjadi narasumber pada diskusi itu mengharapkan para mahasiswa, khususnya kader PMII dan KMNU Unila selalu mencintai dan mempertahankan NKRI.
Diskusi dan bedah buku ini menghadirkan Dr. Ainur Rofiq Al-Amin selaku penulis buku, Prof. Dr. Aom karomani, M.Si selaku Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan M. Makmun Rasyid selaku Pembanding/penulis buku keagamaan dan keislaman.
Kegiatan ini di Ikuti 145 peserta dari beberapa perguruan tinggi di Lampung seperti Universitas Lampung, Itera, UIN Raden Intan, Polinela, PMII Unila dan beberapa dosen Unila, serta anggota dan pengurus KMNU Universitas Lampung.
Sementara itu Ketua KMNU Universitas Lampung, Adam Rouf mengungkapkan bahwa acara ini digelar agar mahasiswa memiliki pemahaman utuh mengenai ideologi khilafah.
Dari Nu Online: nu.or.id
PKB Kab Tegal Ahlussunnah PKB Kab Tegal
Wakil Rektor III bagian Kemahasiswaan Universitas Lampung Aom karomani berharap agar mahasiswa saat ini lebih kritis dalam menanggapi ideologi yang masuk ke Indonesia.
| Mahasiswa Harus Kritis Pahami Ideologi Masuk Ke Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online) |
Mahasiswa Harus Kritis Pahami Ideologi Masuk Ke Indonesia
"Saya harap mahasiswa itu harus selalu kritis karena sekarang banyak aliran yang mempertanyakan eksistensi dasar negara. Padahal itu tidak harus diperdebatkan karena Pancasila sudah final menjadi dasar negara Indonesia," ungkap Wakil Ketua PWNU Lampung ini.Hal ini disampaikannya pada diskusi dan bedah buku tentang Ideologi Khilafah ala Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di ruang seminar Perpustakaan Universitas Lampung lantai III yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Lampung, Senin (28/8).
Dosen Fakultas Hukum, Iwan Satriawan, yang juga menjadi narasumber pada diskusi itu mengharapkan para mahasiswa, khususnya kader PMII dan KMNU Unila selalu mencintai dan mempertahankan NKRI.
PKB Kab Tegal
"Sikap Mahasiswa PMII dan KMNU harus sesuai dengan leluhurnya yaitu para ulama dan kiai-kiai NU yang mencintai dan mempertahankan NKRI sesuai dengan lagu yang dikarang oleh KH Wahab Hasbullah Yalal Wathon," ajaknya.Diskusi dan bedah buku ini menghadirkan Dr. Ainur Rofiq Al-Amin selaku penulis buku, Prof. Dr. Aom karomani, M.Si selaku Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan M. Makmun Rasyid selaku Pembanding/penulis buku keagamaan dan keislaman.
Kegiatan ini di Ikuti 145 peserta dari beberapa perguruan tinggi di Lampung seperti Universitas Lampung, Itera, UIN Raden Intan, Polinela, PMII Unila dan beberapa dosen Unila, serta anggota dan pengurus KMNU Universitas Lampung.
Sementara itu Ketua KMNU Universitas Lampung, Adam Rouf mengungkapkan bahwa acara ini digelar agar mahasiswa memiliki pemahaman utuh mengenai ideologi khilafah.
PKB Kab Tegal
"Jadi kegiatan ini untuk mengenalkan ideologi HTI kepada mahasiswa sekaligus pasca pembubaran HTI beberapa waktu yang lalu. Dalam diskusi ini dikupas tentang ideologi khilafah serta bagaimana langkah khilafah masuk ke Indonesia. Sehingga lebih mengenal khilafah yang sebenarnya berdasarkan kita beragama dan bernegara," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Abdullah Alawi)Dari Nu Online: nu.or.id
PKB Kab Tegal Ahlussunnah PKB Kab Tegal
Jumat, 03 November 2017
Bidang Ekonomi Menjadi Fokus Garapan Muslimat
Pamekasan, PKB Kab Tegal. Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NU Dr Hj Srimulyati menegaskan, bidang ekonomi merupakan salah satu fokus garapan Pimpinan Pusat Muslimat NU, di samping bidang lainnya. Semua mengarah pada visi Muslimat dalam pemberdayaan perempuan.
“Renstra Muslimat Pusat, diharapkan juga bisa diejawantahkan ke dalam tubuh Muslimat Cabang dan Anak Cabang. Sekalipun Pamekasan sudah tidak lagi tertinggal, pembinaan masih terus berlangsung. Utamanya di bidang sektor ekonomi. Kita akan terus berupaya supaya lebih baik dari sebelum-sebelumnya,” terangnya.
Bupati Pamekasan Achmad Syafii, tampak sangat mengapresiasi kursus yang diyakini banyak manfaatnya itu. Menurutnya, sangat benar pemerintah RI menjalin kerja sama dengan Muslimat. Muslimat merupakan organisasi perempuan terbesar di Indonesia. Dan, perannya sudah nyata.
“Di Pamekasan saja, dalam melek huruf, peran serta Muslimat sangat besar. Sehingga, buta huruf dapat ditekan sedemikian rupa. Presiden kita mencanangkan penguatan maritim. Ini potensi yang selama ini diabaikan. Indonesia ini terluas maritim nomor 2 sedunia. Potensi laut sangat besar. Untuk itu, kursus yang nantinya memanfaatkan potensi laut ini, sangat besar manfaatnya,” tukasnya. (Hairul Anam/Anam)
Dari Nu Online: nu.or.id
PKB Kab Tegal Humor Islam, Olahraga, Tegal PKB Kab Tegal
| Bidang Ekonomi Menjadi Fokus Garapan Muslimat (Sumber Gambar : Nu Online) |
Bidang Ekonomi Menjadi Fokus Garapan Muslimat
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan diklat fasilitasi pendidikan kompetensi aplikatif melalui kursus pengolahan hasil laut (ikan), Senin (1/12). Kegiatan yang ditempatkan di aula SMKN 3 Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur tersebut bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT) RI dan direncanakan bakal berlangsung hingga Kamis (4/12) mendatang.“Renstra Muslimat Pusat, diharapkan juga bisa diejawantahkan ke dalam tubuh Muslimat Cabang dan Anak Cabang. Sekalipun Pamekasan sudah tidak lagi tertinggal, pembinaan masih terus berlangsung. Utamanya di bidang sektor ekonomi. Kita akan terus berupaya supaya lebih baik dari sebelum-sebelumnya,” terangnya.
PKB Kab Tegal
Pada kesempatan yang sama, pejabat KDPDTT Dr Eko Rahmadi menegaskan, saat ini pihaknya masih punya misi 50 daerah kabupaten/kota tertinggal menjadi tidak tertinggal atau maju. Dan pihaknya mengakui, peran serta Muslimat NU sangat vital. Karenanya, Muslimat NU telah melakukan MoU dengan KDPDTT.PKB Kab Tegal
“Kursus ini menekankan pendidikan aplikatif berdasarkan kompetensi. Pademawu dan Tlanakan merupakan kecamatan yang dekat dengan laut dan banyak masyarakatnya yang jadi nelayan. Pendidikan dan keterampilan, diharapkan bisa meningkatkan keahlian ibu-ibu mengolah bahan dasar hasil laut. Mohon untuk nantinya dicoba atau hasil pelatihan ini dipraktikkan langsung,” tandasnya.Bupati Pamekasan Achmad Syafii, tampak sangat mengapresiasi kursus yang diyakini banyak manfaatnya itu. Menurutnya, sangat benar pemerintah RI menjalin kerja sama dengan Muslimat. Muslimat merupakan organisasi perempuan terbesar di Indonesia. Dan, perannya sudah nyata.
“Di Pamekasan saja, dalam melek huruf, peran serta Muslimat sangat besar. Sehingga, buta huruf dapat ditekan sedemikian rupa. Presiden kita mencanangkan penguatan maritim. Ini potensi yang selama ini diabaikan. Indonesia ini terluas maritim nomor 2 sedunia. Potensi laut sangat besar. Untuk itu, kursus yang nantinya memanfaatkan potensi laut ini, sangat besar manfaatnya,” tukasnya. (Hairul Anam/Anam)
Dari Nu Online: nu.or.id
PKB Kab Tegal Humor Islam, Olahraga, Tegal PKB Kab Tegal
Islami.co Buka Program Magang bagi Penulis dan Editor
Jakarta, PKB Kab Tegal
Situs islam ramah islami.co membuka program magang bagi mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi. Kesempatan ini memberikan peluang bagi siapa saja yang ingin mendalami literasi keislaman, khususnya di dunia digital.
Pendiri Islami.co, Savic Ali menjelaskan, situs ini didedikasikan untuk menyebarluaskan informasi dan gagasan yang mendukung tumbuhnya masyarakat yang penuh toleransi dan kedamaian. Apalagi, para pegiat di dalamnya merupakan penulis-aktivis yang selama ini bergelut dalam dunia keislaman dan penyebaran islam ramah di dunia digital.?
Untuk itulah, Islami.co mengajak kepada mereka yang ingin berkontribusi terhadap penyebaran Islam ramah dan kebinekkaan di Indonesia untuk bergabung melalui program magang tersebut, dengan syarat-syarat sebagai berikut:
Usia minimal 20 tahunPernah mengenyam pendidikan pesantren/keislamanTertarik dunia digital, literasi, dan jurnalismeAkrab dengan media sosialBersedia bekerja di JakartaBagi para calon peserta magang dipersilakan mengirimkan biodata diri (curriculum vitae) ke redaksi@islami.co, dengan subjek Penulis atau Editor. Waktu pendaftaran dimulai sejak berita ini tayang sampai 31 Maret 2017.? (Mahbib)
Situs islam ramah islami.co membuka program magang bagi mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi. Kesempatan ini memberikan peluang bagi siapa saja yang ingin mendalami literasi keislaman, khususnya di dunia digital.
Pendiri Islami.co, Savic Ali menjelaskan, situs ini didedikasikan untuk menyebarluaskan informasi dan gagasan yang mendukung tumbuhnya masyarakat yang penuh toleransi dan kedamaian. Apalagi, para pegiat di dalamnya merupakan penulis-aktivis yang selama ini bergelut dalam dunia keislaman dan penyebaran islam ramah di dunia digital.?
| Islami.co Buka Program Magang bagi Penulis dan Editor (Sumber Gambar : Nu Online) |
Islami.co Buka Program Magang bagi Penulis dan Editor
"Di gawangi oleh anak-anak muda lulusan pesantren, islami.co adalah bentuk counter-hegemony atas web-web yang sarat provokasi, sehingga bisa meneguhkan Islam sebagai agama yang bukan hanya rahmat bagi pemeluknya, tapi juga umat manusia pada umumnya," ujarnya di Jakarta, Rabu (15/3).?Untuk itulah, Islami.co mengajak kepada mereka yang ingin berkontribusi terhadap penyebaran Islam ramah dan kebinekkaan di Indonesia untuk bergabung melalui program magang tersebut, dengan syarat-syarat sebagai berikut:
Usia minimal 20 tahunPernah mengenyam pendidikan pesantren/keislamanTertarik dunia digital, literasi, dan jurnalismeAkrab dengan media sosialBersedia bekerja di JakartaBagi para calon peserta magang dipersilakan mengirimkan biodata diri (curriculum vitae) ke redaksi@islami.co, dengan subjek Penulis atau Editor. Waktu pendaftaran dimulai sejak berita ini tayang sampai 31 Maret 2017.? (Mahbib)
PKB Kab Tegal
Dari Nu Online: nu.or.idPKB Kab Tegal
PKB Kab Tegal Pendidikan PKB Kab Tegal
Langganan:
Postingan (Atom)