Rabu, 24 Januari 2018

JQH Mantapkan Persiapan Haul Pahlawan Nasional

Surabaya, PKB Kab Tegal. Hari Pahlawan Nasional tanggal 10 Nopember akan diperingati besar-besaran di Surabaya. Acara dipusatkan di areal Monumen Tugu Pahlawan Surabaya. Kali ini acara besar itu akan diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Jam’iyatul Qura’ wal Huffadz (JQH) Jawa Timur, bekerjasama dengan MUI, PWNU, Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim.

Direncanakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, beberapa menteri dan gubernur di seluruh Indonesia akan turut hadir dalam perhelatan besar itu. “Semua undangan sudah kami sampaikan, dan dipastikan sudah sampai di tangan masing-masing yang kami undang,” kata KH Drs Abdullah Faqih, SH, Ketua Panitia Haul Pahlawan Nasional kepada PKB Kab Tegal di Surabaya, Selasa (6/11).

Ustadz Faqih menuturkan, dalam pelaksanaan nanti pihaknya akan melibatkan 1945 hafidz (penghafal Al-Quran putra) dan hafidzah (penghafal Al-Quran putri). Pengambilan jumlah itu disesuaikan dengan tahun terjadinya peristiwa hari bersejarah di Surabaya itu.

JQH Mantapkan Persiapan Haul Pahlawan Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)
JQH Mantapkan Persiapan Haul Pahlawan Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)

JQH Mantapkan Persiapan Haul Pahlawan Nasional

Para Qori’ adalah para anggota JQH di seluruh Jawa Timur. Faqih menyatakan, pihaknya tidak kesulitan mencari penghafal Al-Quran sebanyak itu di wilayah kerjanya, sebab tidak kurang dari 9.000 anggota JQH Jatim adalah seorang hafidz/hafidzah.

“Itu yang sudah terdaftar resmi hafal 30 juz, yang belum terdaftar masih banyak,” tutur alumnus Pondok Pesantren Langitan itu. Ia menuturkan, dalam rapat pleno persiapan yang dilakukan pada awal November lalu, sudah ada 3.900 orang yang mendaftar. “Ya nanti kita bagi, selebih dari 1945 orang, sisanya sebagai mustami’in saja,” imbuh Sekretaris JQH Jawa Timur itu.

Di tempat yang sama, H Ahid Sufiaji, Wakil Majelis Ilmi JQH Jatim menjelaskan, acara akan dimulai pukul 06.00 WIB pagi dengan khatmil Quran bil ghaib oleh 1945 orang penghafal Al-Quran di 114 majelis. Setiap majelis berada di dalam masjid, hanya 9 di antaranya adalah majelis besar yang berada di areal Monumen Tugu Pahlawan.

PKB Kab Tegal

Penggunaan angka 9 disesuaikan dengan angka keramat NU. Jam 11.00 WIB berarti Al-Quran telah dikhatamkan sebanyak 114 kali. Angka itu adalah angka seluruh jumlah ayat yang ada dalam Al-Quran.

Setelah itu akan dilakukan pelantikan pengurus baru PW JQH Jatim, disusul dengan pembacaan istighosah dan do’a bersama untuk para pahlawan. Baru setelah itu dilakukan sambutan-sambutan, termasuk di dalamnya amanat presiden dan ceramah umum yang akan disampaikan oleh KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan KH A Hasyim Muzadi. Sedangkan doa penutup akan disampaikan oleh DR KH MA Sahal Mahfudh.?

PKB Kab Tegal

Anggota FKB DPRD Jatim itu menuturkan, tidak kurang dari 4.000 undangan telah diedarkan. Mereka adalah para penghafal Al-Quran, para pengurus Ormas Islam, partai politik, para kepala daerah tingkat II se-Jatim, gubernur se-Indonesia, veteran, seniman, budayawan, banom-banom dan lembaga NU, para calon gubernur, dan lain-lain.

“Pokoknya acara ini sekaligus sebagai ajang menjalin silaturahmi untuk mempererat persaudaraan bangsa,” tutur H Ahid, yang duduk di dewan penasehat kepanitiaan.

Ia menjelaskan, perayaan Hari Pahlawan kali ini sengaja dibuat besar-besaran, karena jasa para pahlawan yang meletakkan kemerdekaan negeri ini juga besar. Sebenarnya ide semacam itu sudah muncul 3 tahun lalu, namun baru kali ini bisa dilaksanakan. “Semoga kali ini tidak ada lagi gangguan di tengah jalan,” ujarnya berharap. (sbh)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Nasional PKB Kab Tegal

BMT NU Jombang Siap Buka Cabang di Beberapa Kecamatan

Jombang, PKB Kab Tegal

Pengurus pusat Baitul Mal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur tengah mengupayakan menambah cabang BMT NU di beberapa kecamatan di Jombang pada tahun 2016 ini. Salah satunya di Kecamatan Kesamben ditargetkan pada bulan Februari mendatang.

Rencana tersebut merupakan hasil rapat koordinasi antara Pengurus BMT-NU pusat dengan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kesamben, Muslimat, Fatayat dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Aula Kantor ? MWCNU setempat, Selasa (26/1/2016) malam.

BMT NU Jombang Siap Buka Cabang di Beberapa Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)
BMT NU Jombang Siap Buka Cabang di Beberapa Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)

BMT NU Jombang Siap Buka Cabang di Beberapa Kecamatan

Dalam rapat tersebut, mereka menyepakati bahwa BMT-NU cabang Kesamben akan didirikan pada tanggal 21 Februari mendatang. Sedangkan persiapan teknis dan perekrutan pengelola cabang BMT ini sudah dibahas dan direncankan sejak tiga bulan yang lalu. “BMT Kesamben, telah dirintis sejak tiga bulan yg lalu. Dan saat ini sudah ada 60 penabung,” kata Muhammad Muchlis Irawan, Sekretaris BMT-NU pusat kepada PKB Kab Tegal, Rabu (27/1).

Sesuai dengan kebijakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang untuk mendirikan lembaga keuangan sebagai strategi kesejahteraan warga nahdliyin, juga sebagai upaya mengembangkan dan memperkuat kelembagaan NU. Selama dua periode dipimpin KH Isrofil Amar, memang ada target untuk mendirikan satu BMT di tingkat kabupaten dan tiga di MWCNU. “Yang sudah ada sekarang di Bareng, dan di Kesamben ini adalah pendirian yang ke dua,” ujarnya.

PKB Kab Tegal

Untuk pengurus BMT-NU cabang Kesamben, Muhlis sapaan akrabnya menetapkan setidaknya dikelola oleh 8 (delapan) kader NU yang memang berdomisili di ? Kesamben. “Nanti saat resmi dibuka, telah disiapkan empat org pengelola, satu orang penanggung jawab, satu oanrg teller dan dua orang marketing,” ulasnya.

Sementara Ahmad Samsul Rijal, Sekretaris PCNU saat dikonfirmasi mengaskan bahwa rencana pendirian BMT-NU Cabang Kesamben menjadi lompatan kedua PCNU untuk menguatkan kembali nilai dan semangat taawun dalam berjam’iyah, khususnya peran Jam’iyah Ijtimaiyyah di bidang ekonomi.

“Karenanya, mengembangkan BMT NU Jombang Cabang Kesamben merupakan upaya membangun kemanfaatan Jam’iyyah di bidang ekonomi melalui lembaga keuangan syariah yang secara konkrit bisa menjawab masalah ekonomi dari, oleh dan untuk Nahdliyyin di kecamatan Kesamben,” pungkasnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)

PKB Kab Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Ahlussunnah, Nasional, Halaqoh PKB Kab Tegal

Meski Bayar, Warga Jember Antusias Buat Kartanu

Jember, PKB Kab Tegal. Warga Jember menyambut baik program pembuatan kartu tanda anggota NU (Kartanu) yang diselenggarakan Pengurus Cabang NU (PCNU) setempat. Syarat pembayaran Rp 8000 untuk ongkos kartu dan administrasi tak menyurutkan antusiasme mereka memiliki Kartanu.

Meski Bayar, Warga Jember Antusias Buat Kartanu (Sumber Gambar : Nu Online)
Meski Bayar, Warga Jember Antusias Buat Kartanu (Sumber Gambar : Nu Online)

Meski Bayar, Warga Jember Antusias Buat Kartanu

Untuk membuat kartu tanda pengenal ini mereka datang berduyun-duyun mendatangi kantor Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) kecamatan setempat guna mengikuti proses pemotretan dan pengisian identitas.

“Ini beda dengan kartu anggota partai. Kalau kartu anggota partai, sudah gratis masih tidak ada yang mau datang,” ujar Hasani, panitia pembuat Kartanu PCNU Jember di kantor MWCNU Sumberbaru, Jember, Jawa Timur, Kamis (5/9).

PKB Kab Tegal

Dia menambahkan, untuk sementara PCNU Jember menargetkan dapat menerbitkan 193.000 Kartanu. Jumlah ini sebenarnya sangat tidak sepadan dibandingkan dengan jumlah warga NU di Kabupten Jember yang tergolong mayoritas.

Karena itu, kata Hasani, pihaknya masih menunggu perkembangan untuk membuat Kartanu secara massal lagi. “Bisa jadi nanti kita fasilitasi buat Kartanu lagi, tergantung perkembangan,” tukasnya (Aryudi/Mahbib).

PKB Kab Tegal

Pembuatan Kartanu dibuka mulai 1 September hingga 23 Desember 2013. Sementara peluncurannya sudah dilakukan beberapa waktu lalu di kantor PCNU Jember. Demi kelancaran, panitia akan mendatangi semua MWCNU secara bergilir untuk mengadakan pemotretan dan menerima isian data diri warga.

“Alhamdulillah, sampeyan bisa lihat sendiri, warga sangat antusias ingin foto untuk Kartanu,” ungkapnya. (Aryudi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Hikmah PKB Kab Tegal

Selasa, 23 Januari 2018

Kader PMII UII Ikuti Olimpiade Psikologi Nasional

Jakarta, PKB Kab Tegal. Dua kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dari Universitas Islam Indonesia (UII) Muhammad Najih dan Annisa Nur Hasanah mengikuti Olimpiade Psikologi Nasional yang diselenggarakan di Surabaya, sejak Kamis (17/10) lalu.

Kader PMII UII Ikuti Olimpiade Psikologi Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader PMII UII Ikuti Olimpiade Psikologi Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader PMII UII Ikuti Olimpiade Psikologi Nasional

Olimpiade Psikologi tingkat nasional diadakan di sepuluh universitas di Surabaya yang terdiri dari tujuh cabang lomba, dan diikuti oleh hampir seluruh universitas di seluruh Indonesia yang memiliki Program Studi Psikologi.

Cabang lomba yang ada dalam olimpiade tersebut diantaranya adalah psychodebate (debat psikologi) dan psychoscience (cerdas cermat psikologi)

PKB Kab Tegal

Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) UII sendiri hanya mengirimkan delegasinya untuk mengikuti dua cabang lomba di atas. Ada sepuluh mahasiswa yang bertolak ke Surabaya sebagai wakil dari FPSB UII termasuk Muhammad Najih dan Annisa Nur Hasanah, kader dari PMII Komisariat Wahid Hasyim Universiatas Islam Indonesia.

PKB Kab Tegal

Muhammad Najih menjadi tim delegasi lomba psychodebate (debat psikologi) bersama dengan lima teman lainnya yiatu Diana Arum, Sulistyaningrum, Siti Kholidyah, Retno Manggaharti, dan Iswan Saputra. Najih selain tercatat sebagai sekretaris PMII UII, dirinya juga merupakan penerima Beasiswa Unggulan BPKLN Kemdikbud.

Kemudian, Annisa Nur Hasanah adalah merupakan kader PMII UII yang menjadi delegasi FPSB UII dalam bidang Psychoscience (cerdas cermat psikologi) bersama empat orang lainnya yaitu, Kusprayogi, Ni Putu Dara Retno, dan Abdi Winarni.

Dalam olimpiade tersebut dua kader PMII UII dan delapan mahasiswa lain yang mewakili FPSB UII tersebut mendapatkan hasil yang cukup memuaskan. Tim debat yang sebelumnya tidak berharap untuk dapat lolos dari babak penyisihan grup, ternyata dapat meneruskan langkahnya sampai kepada perempat final yang kemudian terhentikan langkahnya setelah dikalahkan oleh Universitas Pelita Harapan Surabaya.

Berbeda dengan tim debat, perwakilan dari tim cerdas cermat ternyata harus terhenti terlebih dahulu dibabak penyisihan.

Meski demikian, seluruh mahasiswa yang menjadi wakil dari FPSB UII tersebut mempunyai kebanggaan tersendiri berupa pengalaman yang tidak tergantikan dan dapat membangun persahabatan yang hangat dengan teman-teman dari universitas lain meski mereka memiliki latar belakang keyakinan agama dan juga ras berbeda. (Red: Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal AlaNu PKB Kab Tegal

Pesantren Tambakberas Siapkan Peringatan Seabad Madrasah

Jombang, PKB Kab Tegal

Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) yang lebih dikenal dengan Pesantren Tambakberas Jombang, Jawa Timur, tahun ini akan memperingati usia satu abad madrasah. Berbagai acara disiapkan sebagai momentum hari bersejarah tersebut.

Pesantren Tambakberas Siapkan Peringatan Seabad Madrasah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Tambakberas Siapkan Peringatan Seabad Madrasah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Tambakberas Siapkan Peringatan Seabad Madrasah

"Kalau usia pesantren memasuki 191 tahun," kata KH M Fadlullah Malik kepada media ini, Rabu (23/3). Sedangkan satu abad adalah peringatan bagi dikenalkannya sistem klasikal atau madrasah di PPBU sebagai perpaduan antara model lama khas pesantren dengan sistem baru hasil pengembaraan pengetahuan ke sejumlah kawasan baik di dalam maupun luar negeri,? khususnya di Tanah Haram, lanjutnya.

"Perlu diketahui bahwa Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas didirikan tahun 1825 oleh salah satu pasukan Pangeran Diponegoro yang membentengi Jawa yakni Abdussalam yang lebih populer dengan nama Mbah Saichah," katanya.

PKB Kab Tegal

Dan dalam perjalanannya, pesantren yang terletak di Dusun Tambakberas, Desa Tambakrejo, Jombang ini terus menjaga sistem weton, sorogan, dan bandongan. "Dan setelah sejumlah putra kiai dan santri menempuh pendidikan tinggi di dalam serta luar negeri, sistem tersebut mengalami adaptasi dengan dikenalkannya model klasikal madrasah," terangnya.

PKB Kab Tegal

Peristiwa mulai dikenalkannya model madrasah secara klasikal ini adalah tahun 1915, yang akhirnya menjadi momentum diselenggarakan acara satu abad madrasah tersebut.

"Kepanitiaan telah terbentuk dan melakukan sejumlah rapat untuk memastikan rangkaian yang akan digelar," kata Gus Fad, sapaan akrabnya. Ketua panitia kegiatan ini mengemukakan bahwa berbagai kegiatan telah melalui pertimbangan dan dipasrahkan kepada para koordinator bidang.

Secara lebih rinci, mantan anggota DPRD Jombang itu menjelaskan bahwa acara yang telah disiapkan adalah bedah buku, wayang wali, ushbu‘ul waahid, festival bonsai, seminar, gowes, pameran, dan kontes burung, lailatus shalawat, khatbilom Quran bildhaib, khitanan massal, serta pengajian umum.

"Untuk pembukaan sekaligus dimulainya rangkaian harlah satu abad madrasah adalah dengan kegiatan bedah buku," kata Gus Fad. Acara diselenggarakan di aula pesantren setempat hari Selasa, 26 April mendatang, jelasnya.

Dan usai bedah buku, kegiatan lain akan mengiringi hingga Sabtu, 4 Juni. "Sehingga kegiatan dalam rangkaian harlah satu abad ini lumayan panjang karena sejumlah kegiatan diselenggarakan di banyak tempat dan melibatkan peserta dari berbagai kalangan," ungkapnya.

Peringatan satu abad ini sebagai upaya mengingatkan para kiai, ustadz, santri dan juga alumni akan makna didirikannya madrasah di pesantren tersebut.? (Ibnu Nawawi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Bahtsul Masail PKB Kab Tegal

PBB: Krisis Rohingya, Kegagalan Negara Myanmar

Geneva, PKB Kab Tegal. Para pakar hak asasi manusia PBB meminta pemerintah Myanmar untuk menghentikan kekerasan terhadap Muslim Rohingya. Menurut mereka, sikap Myanmar bisa masuk kategori "kejahatan terhadap kemanusiaan".

PBB: Krisis Rohingya, Kegagalan Negara Myanmar (Sumber Gambar : Nu Online)
PBB: Krisis Rohingya, Kegagalan Negara Myanmar (Sumber Gambar : Nu Online)

PBB: Krisis Rohingya, Kegagalan Negara Myanmar

Komite Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW) dan Komite Hak Asasi Anak (CRC) PBB mengaku sangat khawatir atas nasib perempuan dan anak-anak Rohingya akibat pelanggaran serius terhadap hak asasi mereka. 

"Termasuk pembunuhan, pemerkosaan dan pemindahan paksa," kata mereka, Rabu (4/10), dalam sebuah pernyataan bersama, sebagaimana dilansir kantor berita Anadolu.

Menurut mereka, pelanggaran semacam ini merupakan bentuk kegagalan Negara Myanmar untuk menghentikan pelanggaran HAM yang dilakukan atas perintah militer dan pasukan keamanan lainnya.

PBB berkomitmen segera meminta $434 juta dari negara-negara donor untuk membantu pengungsi Rohingya di Bangladesh selatan.

PKB Kab Tegal

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menilai kekerasan mengerikan telah berlangsung di Myamnmar, antara lain dengan adanya kasus penembakan secara serampangan, serta penggunaan ranjau darat dan kekerasan seksual terhadap warga sipil. Di mata PBB, tindakan tersebut adalah pelanggaran HAM berat.

"Ini tak bisa diterima dan harus segera berakhir," tambah Guterres, Kamis, sebagaimana dilaporkan AFP. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal

PKB Kab Tegal Fragmen, Khutbah, News PKB Kab Tegal

Senin, 22 Januari 2018

Pergunu Sebar 1000 Beasiswa S1 untuk Guru dan Ustadz

Jakarta, PKB Kab Tegal. Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) yang digelar di Pacet, Mojokerto, Jatim, 6-8 Juli 2012 ini diselingi agenda pemberian beasiswa pendidikan tinggi. Sebanyak 1000 guru dan ustadz akan mendapatkan bantuan pendidikan jenjang S1 dan 200 kepala sekolah atau dosen akan menerima bantuan pendidikan jenjang S2.

Pergunu Sebar 1000 Beasiswa S1 untuk Guru dan Ustadz (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Sebar 1000 Beasiswa S1 untuk Guru dan Ustadz (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Sebar 1000 Beasiswa S1 untuk Guru dan Ustadz

“Program ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas profesi keguruan di lingkungan NU,” kata Ketua Panitia Rakernas Pergunu Gatot Suyono.

Pergunu sejak lama mengagendakan program ini dan sengaja direalisasikan bersamaan dengan agenda Rakernas. Menurut Gatot, penerima beasiswa merupakan orang-orang yang telah melewati proses seleksi. “Tentu melalui kualfikasi terlebih dahulu supaya sasarannya tepat,” ujar Sekum PP Pergunu ini.

PKB Kab Tegal

Selain sebar beasiswa, Pergunu juga meluncurkan buku karyanya berjudul Membumikan Aswaja: Pegangan Para Guru NU. Agenda lain yang seiring adalah peluncuran jurnal ilmiah Pergunu, serta peresmian “Dapur Pergunu”, gedung 3 lantai yang akan difungsikan sebagai penunjang aktifitas Pergunu.

Rakernas dihadiri oleh 1500 peserta dari unsur pengurus wilayah dan cabang Pergunu se-Indonesia. Tamu undangan yang direncanakan hadir, Mendikbud Muhammad Nuh, Menag Suryadarma Ali, Menakertrans Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Sekretaris Jendral PBNU Marsudi Syuhud.

PKB Kab Tegal

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis   : Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Tokoh, News, Olahraga PKB Kab Tegal