Senin, 04 Desember 2017

IPNU Jateng: Periode Kepengurusan di IPNU Perlu Diseragamkan

Pemalang, PKB Kab Tegal. Menghadapi Kongres IPNU XVIII 4-8 Desember 2015 mendatang di Asrama Haji Donohudan Boyolali, PW IPNU Jawa Tengah menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) di Pemalang, Sabtu (21/11). Kegiatan yang dihadiri ketua-ketua cabang IPNU se-Jawa Tengah ini banyak mengangkat isu-isu yang akan diperjuangkan di Kongres.

"Periode kepengurusan di IPNU perlu diseragamkan, misalnya dua tahun atau tiga tahun sekalian. Saya sendiri, hampir tiga tahun menjadi ketua, seringkali menghadiri konfercab atau melantik dua kali di cabang yang sama," kata ketua IPNU Jawa Tengah, Amir Mustofa Zuhdi dalam sambutannya.

IPNU Jateng: Periode Kepengurusan di IPNU Perlu Diseragamkan (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Jateng: Periode Kepengurusan di IPNU Perlu Diseragamkan (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Jateng: Periode Kepengurusan di IPNU Perlu Diseragamkan

Selain itu, problem revitalisasi organisasi juga banyak disuarakan oleh peserta Rapim di antaranya, penggunaan database online, mengaktifkan kembali website, pembuatan materi kaderisasi, digitalisasi materi-materi kaderisasi melalui slide dan film serta memaksimalkan distribusi PD/PRT, dan PO/PA IPNU.

PKB Kab Tegal

"Kita yang ada di daerah banyak yang belum mendapat hasil-hasil Kongres dan Rakernas. Kita minta, pimpinan pusat merespon ini dengan cepat, mengingat banyak dibutuhkan kader. Minimal publikasikan di internet, agar kita bisa mengunduh," kata Aan, Ketua PC IPNU Klaten.

PKB Kab Tegal

Adapun kaitannya dengan kaderisasi, peserta Rapim meminta pasca Lakut (Latihan Kader Utama) ada kaderisasi formal, atau minimal non-formal yang wajib diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat.

Dalam rapim tersebut, PW IPNU Jawa Tengah juga berkonsentrasi menyiapkan bagaimana menjadi tuan rumah yang baik.

"Ini hajat kita bersama selaku kader IPNU, khususnya kader Jawa Tengah. Kita harapkan, semuanya turut serta menjadi tuan rumah yang baik, yaitu melayani," ungkap Nahdlatul Ulum, Sekretaris PW IPNU Jawa Tengah. (Dhuha Aniqul Wafa/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Ubudiyah, Nusantara PKB Kab Tegal

Antisipasi Gerakan Radikal, IAIN Jember Larang Mahasiswi Bercadar

Jember, PKB Kab Tegal - Semakin massifnya gerakan radikalisme menyusup di kampus-kampus, mendorong IAIN Jember untuk melakukan antisipasi dini. Pihak kampus melarang mahasiswi bercadar. Larangan tersebut tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani Rektor IAIN Jember Babun Suharto beberapa hari lalu.

Surat edaran ini terkait dengan pencegahan paham anti-NKRI dan Pancasila di lingkungan kampus IAIN Jember. Salah satu itemnya adalah pengaturan tatacara berbusana, yang di antaranya menyangkut larangan mahasiswi mengenakan cadar saat mengkuti perkuliahan.

Antisipasi Gerakan Radikal, IAIN Jember Larang Mahasiswi Bercadar (Sumber Gambar : Nu Online)
Antisipasi Gerakan Radikal, IAIN Jember Larang Mahasiswi Bercadar (Sumber Gambar : Nu Online)

Antisipasi Gerakan Radikal, IAIN Jember Larang Mahasiswi Bercadar

Menurut Wakil Rektor IAIN Jember Nur Solikin, larangan penggunaan cadar perlu diberlakukan untuk menghalau tumbuhnya paham radikal di kampus tersebut. Paham ini dinilai sangat berbahaya karena tidak mengakui NKRI dan Pancasila sebagai ideologi negara.

PKB Kab Tegal

"Memang belum tentu mahasiswi yang menggunakan cadar secara otomatis mengikuti aliran radikal. Karena itu, kami akan melakukan pendekatan lebih dulu, sebelum menjatuhkan sanksi dikeluarkan dari kampus," katanya kepada PKB Kab Tegal di Jember, Senin (10/4).

PKB Kab Tegal

Ia menegaskan, larangan tersebut tidak akan membelenggu kebebasan berekspresi dan berpikir. Sebab, sejak awal IAIN Jember memang berkomitmen untuk memberikan ruang yang luas bagi kebebasan berpikir mahasiswa selama itu terkait dengan ide-ide dan kritisisme. Namun jika sudah mengarah kepada isu-isu penolakan NKRI dan Pancasila, maka IAIN Jember menutup rapat-rapat.

"Silakan berekspresi, mengembangkan pemikiran-pemikirannya, tapi tetap harus ada rambu-rambu, yaitu jangan sampai melawan negara. Ajaran Islam menyebutkan wa ulil amri minkum, patuh kepada pemerintah negeri ini, termasuk negara," jelasnya.

Selain itu, tambah Nur Solikin, IAIN Jember sudah memantapkan diri sebagai kampus pengembangan Islam Nusantara sehingga harus ada turunan kebijakan peraturan, termasuk kurikulum yang diterapkan. Salah satunya adalah kurikulum pemikiran pendidikan Islam Nusantara.

"Kami membuat kode etik berpakaian yang sesuai dengan Islam Nusantara. Karena itu, yang tidak sesuai (dengan budaya Islam Nusantara) dilarang," urainya.

Menurutnya, larangan itu juga berlaku bagi dekan dan civitas kampus. (Aryudi A Razaq/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal IMNU, Kiai, Khutbah PKB Kab Tegal

GNB Serukan Mahkamah Pidana Internasional Adili Israel

Teheran, PKB Kab Tegal. Pertemuan darurat tingkat menteri Gerakan Non-Blok (GNB) Senin menyerukan kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk membawa para pejabat Israel ke pengadilan atas dakwaan kejahatan perang di Gaza.

GNB Serukan Mahkamah Pidana Internasional Adili Israel (Sumber Gambar : Nu Online)
GNB Serukan Mahkamah Pidana Internasional Adili Israel (Sumber Gambar : Nu Online)

GNB Serukan Mahkamah Pidana Internasional Adili Israel

Dalam pernyataan akhir pertemuan Komite GNB mengenai Palestina, para Menlu mengungkapkan kemarahan pada pertumpahan darah di Gaza dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan kejahatan Israel terhadap kemanusiaan.

Mereka meminta masyarakat internasional, PBB dan organisasi-organisasi internasional lainnya serta LSM, untuk membantu memberikan korban agresi Israel di Jalur Gaza dengan bantuan kemanusiaan secara mendesak, menurut pernyataan yang disiarkan oleh media Iran. 

PKB Kab Tegal

Pernyataan itu mengakui peran penting Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) di Gaza, termasuk dalam menangani kebutuhan darurat selama periode krisis.

PKB Kab Tegal

Para menteri mendesak masyarakat internasional untuk memberikan dukungan yang diperlukan kepada Badan itu serta badan-badan PBB lainnya dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina saat ini, termasuk lebih dari 180.000 pengungsi Palestina pada periode terakhir.

Selain itu, pertemuan menyerukan kepada DK PBB "untuk menegakkan tugas Piagam dan hidup sesuai dengan harapan masyarakat internasional untuk bertindak segera dalam mengatasi situasi krisis ini, dalam Pendudukan Palestina, yang jelas merupakan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional. 

"DK PBB juga telah diimbau untuk mengadopsi langkah-langkah" untuk memaksa Israel, kekuatan pendudukan, untuk menghentikan agresi militernya terhadap rakyat Palestina dan untuk memenuhi segera dengan semua kewajibannya berdasarkan hukum internasional, khususnya Konvensi Jenewa ke-4 dan resolusi PBB yang relevan. 

"Pertemuan tingkat menteri sangat mengutuk "penggunaan mematikan, tidak pandang bulu, kekuatan yang berlebihan oleh Israel, dan kekuasaan yang mendukungnya, terhadap warga sipil Palestina dan infrastruktur sipil penting, termasuk air bersih dan sanitasi jaringan, pembangkit listrik dan berbagai rumah sakit serta pusat kesehatan, dan juga terhadap personil kemanusiaan, darurat dan wartawan. 

"Selain itu, para menteri luar negeri GNB mengutuk "kekerasan dan penganiayaan fisik dan psikologis, termasuk penyiksaan, para tahanan Palestina dan tahanan, termasuk anak-anak, perempuan dan pejabat terpilih, di antaranya anggota Dewan Legislatif Palestina, termasuk lebih dari 800 orang yang ditahan sejak 13 Juni 2014 diminta segera dibebaskan tanpa syarat."

Sementara itu, para Menlu menyambut baik keputusan Dewan Hak Asasi Manusia "untuk memulai penyelidikan internasional, independen, resmi ke dalam semua pelanggaran hukum kemanusiaan internasional dan hukum hak asasi manusia internasional yang dihasilkan dari agresi militer Israel baru-baru terhadap Jalur Gaza yang dikepung." 

Pernyataan itu "menekankan perlunya untuk terus memenuhi dan konsultasi di dalam Komite GNB Palestina, serta Koordinator Biro yang lebih besar dari Gerakan, dengan pandangan, antara lain, untuk menyusun rencana aksi bagi GNB dalam rangka menindaklanjuti semua isu-isu kritis di PBB dan di semua forum politik, hukum dan peradilan lain yang sesuai.

"Akhirnya, para menteri luar negeri GNB menegaskan kembali "dukungan tak tergoyahkan mereka terhadap Palestina dan solidaritas dengan rakyat Palestina."

Mereka juga menegaskan kembali "dukungan prinsip dan sejak lama terhadap hak-hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan pencapaian aspirasi nasional yang sah mereka, termasuk kebebasan, kemerdekaan, keadilan, perdamaian dan bermartabat di tanah air mereka sendiri," demikian OANA. (antara/mukafi niam)

Foto:ndtv

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Kajian Islam, Ahlussunnah, Meme Islam PKB Kab Tegal

Akihiro Shugo: Bisnis Kuliner Halal di Jepang Terus Meningkat

Tokyo, PKB Kab Tegal

Tantangan puasa 17 jam di tengah teriknya musim panas tahun ini tidak menyurutkan semangat umat Muslim Indonesia di Jepang untuk terus mengenalkan Islam pada masyarakat sekitar. Bertempat di Balai Indonesia, Sabtu (18/6) Keluarga Masyarakat Muslim Indonesia (KMII) kembali menyelenggarakan acara Pertukaran Kebudayaan Islam dengan mengangkat tema Halal untuk Semua.





Akihiro Shugo: Bisnis Kuliner Halal di Jepang Terus Meningkat (Sumber Gambar : Nu Online)
Akihiro Shugo: Bisnis Kuliner Halal di Jepang Terus Meningkat (Sumber Gambar : Nu Online)

Akihiro Shugo: Bisnis Kuliner Halal di Jepang Terus Meningkat

Industri halal yang semakin semarak di Negeri Sakura ini kian menarik perhatian masyarakat Jepang baik para penggiat bisnis kuliner maupun pariwisata.? Acara kali ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian halal secara universal dan meluruskan beberapa pandangan masyarakat Jepang mengenai halal, bahwa halal bukan makanan yang hanya dapat dikonsumsi oleh Muslim tetapi juga makanan yang baik (thayyib) untuk dikonsumsi masyarakat umum tanpa memandang perbedaan agama dan budaya.

Pemilik Restoran Halal Ramen Ouka, Wachi Masyrik menceritakan awal mula mereka terjun ke dunia halal. “Sekitar 10 tahun lalu, teman saya (seorang Muslim) datang berkunjung ke Jepang, namun ia tidak bisa menikmati makanan tradisional Jepang. Dari situ saya tersadar, saya pun mulai mempelajari Islam enam tahun ke belakang ini dan kemudian berhasil membuka restoran halal,” ujar Wachi.

Mengenai kondisi industri halal sekarang ini, CEO Halal Media Japan, Akihiro Shugo mengungkapkan, setiap bulan sekitar 20 restoran dan toko mendaftarkan diri di situs Halal Media Japan.

PKB Kab Tegal

Restoran halal diprediksi akan semakin berkembang di seluruh Jepang. Beberapa pemilik restoran sempat mengutarakan kekhawatiran mereka ketika mereka memutuskan untuk tidak menjual sake (minuman berlakohol) dan daging babi.

“Banyak yang takut omset penjualannya berkurang, namun pada kenyataannya tidak begitu berubah,” ujar Akihiro Shugo.

PKB Kab Tegal

Lembaga pemberi sertifikat halal di Jepang juga sudah mulai bermunculan, namun masih terdapat perbedaan standar dalam penetapan halal di antara lembaga-lembaga tersebut. "Masih terus diperlukan diskusi antarlembaga halal, untuk menyamakan kriteria," ujar Said Akhtar, CEO lembaga sertifikasi halal di Jepang, Nippon Asia Halal Association (NAHA).

“Makanan halal merupakan makanan yang baik untuk semua kalangan, dari segi gizi, kebersihan dan khasiat untuk kesehatan. Saya harap banyak orang Jepang yang semakin mengerti tentang halal dan sama-sama memajukan industri halal di Jepang,” ujar pakar halal dan ketua Asosiasi Muslim Jepang yang juga pernah menjabat sebagai peneliti di Pusat Penelitian Syariah di Universitas Takushoku menutup diskusi panel.

Acara pertukaran budaya kali ini juga dimeriahkan oleh Muslim Fashion Corner, di mana masyarakat Jepang dapat mencoba mengenakan hijab, gamis, kopiah dan pakaian khas berbagai negara Muslim.

“Ternyata (mengenakan) hijab tidak panas, saya malah merasa tenang dana terjaga dengan mengenakan hijab,” ujar seorang perempuan Jepang yang mencoba mengenakan hijab untuk pertama kalinya.

Selain itu peserta juga dihibur dengan tarian tradisional yang dibawakan oleh para siswi Sekolah Republik Indonesia Tokyo. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang disponsori oleh perusahaan makanan dari berbagai komunitas Muslim, seperti komunitas Muslim Indonesia, Turki, Syiria, dan Pakistan yang menetap di Jepang. (Tsamara Tsani/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Cerita PKB Kab Tegal

Mengenal Ibn Arabi Lebih Dekat

Bicara Ibn Arabi, tentu tidak asing lagi di telinga kita. Tokoh tasawuf terkemuka itu memang seringkali dibahas, terutama pemikirannya dalam bidang tasawuf. Akan tetapi, tidak lengkap mempelajari pemikiran Ibn Arabi dalam berbagai bidang tanpa mengetahui biografi Ibn Arabi, karena pemikiran seseorang akan lebih mudah dipahami ketika kita mengetahui riwayat hidupnya.

Buku ini membahas secara mendalam riwayat hidup Ibn Arabi dan perjalan spiritual Ibn Arabi ke berbagai daerah dan dimensi, terutama pertemuannya dengan para sufi di belahan dunia barat. Mau atau tidak, ketika membaca biografi Ibn Arabi, secara otomatis kita akan terdampar pula kedalam khazanah keilmuan sang Guru Besar tersebut.

Ibn Arabi, nama lengkapnya adalah Syaikh Akbar Muhyiddin Ibn Arabi. Ia adalah seorang tokoh sufi besar dari Andalusia yang meninggal dan dimakamkan di kaki gunung Qasiun, Damaskus, pada tahun 638 H./1240 M.. (hlm. xv)

Mengenal Ibn Arabi Lebih Dekat (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengenal Ibn Arabi Lebih Dekat (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengenal Ibn Arabi Lebih Dekat

Usaha pembuktian kedalaman kesufian Ibn Arabi terbagi dalam tiga hal. Pertama, pengalaman kesufian dalam wujud dan waktu abadi. Kedua, pengalaman kesufian dalam wujud dan waktu kebarzahan yang menjadi "waktu-antara" antara waktu abadi dan waktu kesejarahan. Ketiga, pengalaman kesufian dalam wujud dan waktu kesejarahan yang hadir melalui para sufi dengan ketaatan yang sempurna kepada Allah Swt. (hlm. 28)

Salah satu teladan Ibn Arabi dalam perilaku zuhud adalah pamannya, Syaikh Yahya bin Tughan. Terkhusus untuk pamannya, Ibn Arabi mengutip sejumlah syair yang digubah untuk mengabadikan kesalehan dan teladan kemanusiaan yang telah berhasil diperolehnya.

Syair-syair itu sebagai berikut:

PKB Kab Tegal

Aku dalam ihwal—lihatlah

Aku, mujurnya diriku!—pikirkanlah

PKB Kab Tegal





Rumahku dimana saja, di atas bumi

Kuminum air segar diri





Tak ada padaku: orang tua,

atau anak—pun keluarga





Lengan kananku bantalku

Ketika kubalik diri, lengan kiriku





Pernah kucicipi kenikmatan—dulu

Setelah renungku, semua hanya khayak semu (hlm. 178)





Buku ini juga menjelaskan pengaruh Ibn Arabi di belahan dunia Islam di Barat dan juga pengaruhnya di Indonesia. selebihnya selamat menikmati.

Data buku?

Judul: Biografi Ibn Arabi

Penulis: Muhammad Yunus Masrukhin

Penerbit: Keira Publishing

Cetakan: I, 2015

Tebal: 332 Halaman

ISBN: 978-602-1361-28-3

Peresensi: Moh. Tamimi, Mahasiswa Instika, Guluk-guluk, Sumenep program studi Pendidikan Bahasa Arab.?

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Pondok Pesantren, Anti Hoax, Berita PKB Kab Tegal

Gandeng UPI, Pergunu Latih Guru Menulis Karya Ilmiah

Bandung, PKB Kab Tegal. Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Bandung, Jawa Barat bekerja sama dengan Departemen Sejarah Fakultas Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bandung menyelenggarakan wrokshop Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dan Pengembangan Media Pembelajaran bagi guru-guru NU di Bandung.

Kegiatan dilaksanakan di Aula MTs YPP Darul Hikam Jalan Raya Pengalengan No.442 Banjaran Kabupaten Bandung pada Sabtu dan Ahad, (14-15/10).

Gandeng UPI, Pergunu Latih Guru Menulis Karya Ilmiah (Sumber Gambar : Nu Online)
Gandeng UPI, Pergunu Latih Guru Menulis Karya Ilmiah (Sumber Gambar : Nu Online)

Gandeng UPI, Pergunu Latih Guru Menulis Karya Ilmiah

Kegiatan wrokshop ini diikuti oleh 120 orang guru perwakilan dari 27 kecamatan. Turut hadir dalam kegitan tersebut, Sekretaris Pergunu Jawa Barat H Saepuloh, Dekan Fakultas Pendidikan IPS Agus Mulyana dan Ketua Departemen Sejarah Murdiyah Winarti.

Dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan wrokshop,, Kepala MTs YPP Darul Hikam KH Deden H Muzhofar menyambut dengan baik dan sangat antusias atas terselenggaranya kegiatan wrokshop di MTs YPP Darul Hikam.

"Selamat datang dan bertimakasih atas d beri kesempatam untuk menjadi tuan rumah dalam kegiatan wrokshop Penelitian Penulisan Karya tulis Ilmiah ini," tutur Kiai Deden.

PKB Kab Tegal

Lebih lanjut, dia berharap agar kegiatan ini senantiasa menjadi sarana bagi guru-guru untuk terus membaca dan belajar. Agar guru senantiasa kreatif dan inovatif dalam pengembangan media pembelajaran.

Sementara itu, Saepuloh menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini bertujun untuk meninngkatkan kemampuan guru dalam penulisan karya tulis ilmiah dalam hal ini Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Karya tulis ilmiah ini merupakan salah satu kompenen kewajiban guru dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB).

"Kita bersama UPI, ingin melatih guru dalam penulisan karya ilmiah, dalam hal ini penelitian tindakan kelas (PTK)," tutur Saepuloh.

Lebih lanjut, Saepuloh mengatakan bahwa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini merupakan salah satu komponen pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  yang sangat sulit untuk dikerjakan oleh guru.

PKB Kab Tegal

"Kegiatan ini harus ada tindak lanjutnya, dengan pedampingan pembutan PTK bagi peserta oleh team narasumber secara online," tutur Saepuloh.

Sementara itu, Agus Mulyana menjelaskan kegitan ini merupakan ptogram pengabdian departemen sejarah FPIPS UPI yang dilaksanakan kerjasama dengan Pergunu. Karena pada umumnya  guru-guru sekolah/madrasah yang tergabung dalam Pergunu jarang tersentuh pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh dinas terkait. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Nahdlatul Ulama, AlaNu PKB Kab Tegal

Shalat Gerhana, GP Ansor Jateng Baca Khotbah Mbah Maemun

Semarang, PKB Kab Tegal - Puluhan peserta workshop jurnalistik yang diselenggarakan oleh PW GP Ansor Jawa Tengah melakukan shalat gerhana di mushalla PWNU Jateng, Rabu (9/3) pagi. Pada kesempatan ini materi khotbah yang disampaikan kader GP Ansor Grobogan Habib diambil dari khotbah KH Maemun Zubair yang dirilis situs resmi PBNU PKB Kab Tegal.

Habib membaca khotbah gerhana dengan membuka HP android untuk menuju langsung website PKB Kab Tegal.

Shalat Gerhana, GP Ansor Jateng Baca Khotbah Mbah Maemun (Sumber Gambar : Nu Online)
Shalat Gerhana, GP Ansor Jateng Baca Khotbah Mbah Maemun (Sumber Gambar : Nu Online)

Shalat Gerhana, GP Ansor Jateng Baca Khotbah Mbah Maemun

Sedangkan yang bertindak sebagai bilal adalah Banser Magelang Lukman. Sementara? imam shalat gerhana ini adalah Ketua GP Ansor Boyolali Khoiruddin.

PKB Kab Tegal

Dari pantauan PKB Kab Tegal peserta yang mengikuti shalat gerhana sekitar 60-an. Mereka terdiri atas Ansor dan Banser se-Jawa Tengah. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal

PKB Kab Tegal News, Olahraga PKB Kab Tegal