Kamis, 27 Juli 2017

Kritisi Sisdiknas, Ketua STAINU Purworejo Raih Gelar Doktor

Purworejo, PKB Kab Tegal. Pendidikan agama yang disampaikan disekolah-sekolah dalam realisasinya belum efektif dan maksimal membentuk karakter religius seorang siswa. Kenyataan tersebut sangat bertolak belakang dengan amanat Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Kritisi Sisdiknas, Ketua STAINU Purworejo Raih Gelar Doktor (Sumber Gambar : Nu Online)
Kritisi Sisdiknas, Ketua STAINU Purworejo Raih Gelar Doktor (Sumber Gambar : Nu Online)

Kritisi Sisdiknas, Ketua STAINU Purworejo Raih Gelar Doktor

Dalam UU No 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas jelas menyebutkan, Pendidikan Nasional bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Hal itulah yang ditulis oleh Muh Wasith Achadi dalam disertasi berjudul "Pendidikan Agama Islam di Sekolah Berwawasn Budi Pekerti". Melalui disertasi yang berhasil dipertahankan di depan promotor yang mengujinya tersebut ia memperoleh gelar Doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Jogjakarta, awal pekan ini.

PKB Kab Tegal

Menurut Wasith, Norma legal formal dalam UU Sisdiknas tersebut belum mampu diaplikasikan dalam penyelenggaraan di sekolah-sekolah, dimana pengajaran ilmu pengetahuan dan pelatihan ketrampilan masih lebih dominan dibandingkan dengan pendidikan nilai-nilai spiritual dan kepribadian luhur.

"Saya bersyukur dapat menyelesaikan kuliah S3 saya. Semoga dengan gelar doktor yang baru saja saya peroleh menjadikan diri saya lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan di Kabupaten Purworejo," kata Wasith saat ditemui PKB Kab Tegal, di Kampus STAINU, Jumat (27/6).

?

PKB Kab Tegal

Plt Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) serta guru PAI di SMA N 7 Purworejo ini mengaku, dalam? ujian terbuka Promosi Doktor itu, ia harus mempertahankan tesisnya di hadapan 6 orang Dewan Penguji yang terdiri atas Profesor dan Doktor dosen UIN dan UNY. Dengan diraihnya gelar ini, ia merupakan Doktor pertama di Lingkungan Kantor Kementerian Kabupaten Purworejo dan yang ketiga di Prodi PAI STAINU Purworejo.

"Disertasi tersebut mampu memberikan pola pengembangan pembelajaran PAI yang diintegrasikan dengan pendidikan budi pekerti di sekolah-sekolah umum. Dan terbukti, kurikulum baru, yang mulai dilaksanakan serentak pada tahun ini sudah berbasis karakter dengan menempatkan kompetensi inti untuk sikap spiritual dan sikap sosial pada semua mata pelajaran," tandasnya. (Lukman Hakim/Mahbib)

Foto: Dr H Muh Wasith Achadi MAg diwisuda usai berhasil mempertahankan disertasinya di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Jogjakarta.

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Doa, Budaya PKB Kab Tegal

Jemaah Haji asal Blitar Aktivis Muslimat NU Wafat di Madinah

Blitar, PKB Kab Tegal

Kabar duka dari Madinah. Rubiyah, salah seorang Jemaah Haji asal Kauman, Srengat, Kabupaten Blitar dikabarkan wafat pukul 23.00 waktu setempat di Rumah Sakit Al-Ansor Madinah Munawaroh. Subuh tadi jenazah yang merupakan kader Muslimat NU Srengat itu di sholati di Masjid Nabawi Madinah.

Jemaah Haji asal Blitar Aktivis Muslimat NU Wafat di Madinah (Sumber Gambar : Nu Online)
Jemaah Haji asal Blitar Aktivis Muslimat NU Wafat di Madinah (Sumber Gambar : Nu Online)

Jemaah Haji asal Blitar Aktivis Muslimat NU Wafat di Madinah

Kabar ini disampaikan oleh Ketua KBIH Al-Kamal ? Kunir Wonodadi Blitar, H Muhammad Lutfi. “Siangnnya dibawa ke rumah sakit. Karena mengeluh badannya tidak enak. Tepat pukul 23.00 waktu Madinah beliau di kabarkan wafat,” ungkap Gus Upik panggilan akrab Ketua LKKNU Kabupaten Blitar ? itu melalui telepon selulernya, Sabtu (20/8).

Menurut Gus Upik, saat berangkat 16 Agustus lalu, almarhumah masih tampak sehat. Begitu juga ketika tiba di Madinah, Rubiyah masih sehat. “Bahkan bersama-sama 217 ? jamaah Al-Kamal, saat melaksanakan Arbain masih tampak sehat. Baru kemarin sore mengeluh sakit dan langsung dirujuk ke RS Al-Anshor Madinah,” ungkap Lutfi.

Tahun ini Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Blitar yang berangkat ada 689 orang. 190 ikut jamaah KBIH Al-Kamal Kunir Wonodadi Blitar, sisanya ikut KBIH lain dan ada juga yang mandiri. Sebelum berangkat 6 orang dinyatakan gagal berangkat dengan berbagai sebab. Tiga orang meninggal dan 3 orang lantaran sakit.

Kepala Seksi Haji Kemenetrian Agama Kabupaten Blitar, Syaichul Munib saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. “Tadi pagi saya mendapat informasi itu. Semoga khusnul khotimah dan masuk sebagai hajjah yang mabrur,” ungkap Syaichul Munib. (Imam Kusnin/Fathoni)

PKB Kab Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal

PKB Kab Tegal Pesantren, Ahlussunnah, Sejarah PKB Kab Tegal

Selasa, 25 Juli 2017

Bupati Berharap 500 Ribu Banser Berasal dari PALI

Palembang, PKB Kab Tegal

Bupati Pematang Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan H Heri Amalindo berharap 500 ribu kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) adalah pemuda yang berasal dari daerahnya, ujar Sekretaris PW GP Ansor Sumsel Nurul Mubarok, di Palembang, Rabu (1/2).?

Bupati Berharap 500 Ribu Banser Berasal dari PALI (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Berharap 500 Ribu Banser Berasal dari PALI (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Berharap 500 Ribu Banser Berasal dari PALI

Mubarok menjelaskan, pernyataan itu disampaikan orang nomor satu di daerah bermoto Serepat Serasan tersebut setelah menyaksikan unjuk kebolehan melewati api tanpa alas kaki peserta Diklatsar I Barisan Ansor Serbaguna (Banser), di halaman masjid Al-Hidayah depan lapangan Golf Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi pada Sabtu (28/1) lalu.

"Ketika kami sampaikan bahwa PW GP Ansor Sumatera Selatan bertekad mencetak satu juta kader, sambutan bupati positif. Bahkan sangat antusias dan menyatakan lima ratus ribunya akan berasal dari PALI," papar dosen UIN Raden Fatah, Palembang itu.

Menurut Bupati Heri Amalindo, unjuk kebolehan peserta Diklatsar Banser melewati api tanpa alas kaki menuju arah bendera merah putih dan Nahdlatul Ulama (NU) bukan sekedar slogan semata untuk menjaga NKRI.

Bupati lalu meminta, Banser PALI sebagai kader inti Gerakan Pemuda Ansor menjaga apa yang telah diberikan pahlawan bangsa hingga ulama. Seperti kemerdekaan, persatuan dan kesatuan.

PKB Kab Tegal

Diklatsar I Banser PALI berlangsung di Pesantren Mambaul Hikam yang berada di Desa Pramabatan, Kecamatan Abab, 27-29 Januari 2017, diikuti 80 peserta. Tapi yang lulus mengikuti kegiatan sejumlah 53 peserta. Delapan peserta perempuan tetap bertahan hingga kegiatan ditutup dengan baiat oleh Ketua PCNU PALI Ustad Agus M Erlin Susri didampingi Nurul Mubarok dan Kasatkorwil Banser M Erwinsyah. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi)

? ? ?

? ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal

PKB Kab Tegal Khutbah, Budaya, Berita PKB Kab Tegal

Senin, 24 Juli 2017

Pesohor Sosmed di Pakistan Diduga Dibunuh Setelah Swafoto dengan Ulama

Lahore, PKB Kab Tegal



Seorang ulama Islam terkemuka di Pakistan diperiksa terkait pembunuhan perempuan pesohor media sosial Pakistan, Qandeel Baloch, kata kepolisian, Senin. 

Pemuka agama tersebut dihujani kecaman karena muncul dalam sejumlah swafoto bersama Qandeel Baloch, lapor Reuters

Pesohor Sosmed di Pakistan Diduga Dibunuh Setelah Swafoto dengan Ulama (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesohor Sosmed di Pakistan Diduga Dibunuh Setelah Swafoto dengan Ulama (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesohor Sosmed di Pakistan Diduga Dibunuh Setelah Swafoto dengan Ulama

Baloch (26 tahun), yang disebut-sebut sebagai Kim Kardashian-nya Pakistan, memunculkan perdebatan di kalangan masyarakat Muslim konservatif melalui foto-fotonya yang seronok. 

Pembunuhan terhadapnya pada Jumat (15/7) mengejutkan negeri itu dan memunculkan kembali perdebatan soal pembunuhan "demi kehormatan". 

PKB Kab Tegal

Saudara laki-laki Baloch, Muhammad Waseem, mengatakan kepada media bahwa ia membuat teler saudara perempuannya itu dengan obat dan kemudian mencekik Baloch hingga tewas karena Baloch dianggap telah menodai kehormatan keluarganya melalui berbagai hal yang ia unggah ke media sosial, termasuk serangkaian swafoto bersama ulama Abdul Qavi bulan lalu. 

Ada satu video yang muncul dan memperlihatkan Baloch sedang duduk di pangkuan Qavi. 

Polisi mengatakan bahwa Qavi, yang diberhentikan dari sebuah lembaga Muslim setelah foto-foto itu beredar, juga menjadi bagian dari penyelidikan guna mengungkap kasus pembunuhan Baloch. Pembunuhan terjadi di kota Multan. 

Qavi membantah terlibat dalam pembunuhan Baloch namun mengatakan kepada Reuters pada Senin bahwa ia akan menyerahkan dirinya kepada polisi jika dipanggil untuk dimintai keterangan. 

Qavi mengatakan kepada media, Sabtu (16/7), tewasnya Baloch harus dijadikan contoh bagi pihak-pihak lain yang mencoba memburuk-burukkan alim ulama, walaupun ia juga menyatakan bahwa dirinya telah memaafkan Baloch. 

PKB Kab Tegal

Baloch menganggap dirinya sendiri sebagai seorang feminis masa modern. 

Ia tidak merasa malu mendorong batasan soal penerimaan terhadap perempuan serta mengubah "pola pikir kolot" masyarakat Pakistan.

Foto-foto serta video yang diunggah Baloch membuat marah kalangan konservatif agama, yang menganggap perempuan tersebut sebagai aib bagi nilai-nilai budaya Islam dan Pakistan. Pihak-pihak lain menganggap Baloch sebagai "tokoh feminis". 

Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap Muhammad Aslam, saudara laki-laki Baloch yang merupakan anggota muda angkatan darat, kata kepala kepolisian Kota Multan, Azhar Ikram.

Di Pakistan, setiap tahunnya lebih dari 500 orang --sebagian besar adalah perempuan-- tewas dalam pembunuhan bermotif "demi kehormatan". Mereka biasanya dibunuh oleh anggota keluarga karena dianggap "memalukan". 

Pemerintah telah menyesalkan terjadinya pembunuhan seperti itu namun tidak berbuat banyak untuk menghentikannya. 

Banyak pihak di Pakistan telah meminta agar hukum memasukkan pasal soal pembunuhan-demi-kehormatan guna menutup celah bagi para anggoa keluarga untuk memaafkan mereka yang bertanggung jawab dalam pembunuhan bermotif kehormatan. 

Setelah kematian putrinya, ayah Baloch yang bernama Muhammad Azeem, mengadukan kedua putranya ke kepolisian. Azeem menuduh Aslam mendorong Waseem untuk membunuh Baloch. 

Baloch membangun karirnya sebagai model dengan memanfaatkan media sosial untuk mencapai ketenaran. Perempuan nahas itu adalah pencari nafkah bagi keluarganya. 

"Dia (Baloch) membantu kami semua, termasuk anak laki-laki saya yang membunuhnya."

Setelah banyak mendapat protes terkait swafotonya bersama Qavi, Baloch pernah menggelar jumpa pers dan memohon kementerian dalam negeri untuk membantu melindungi keamanan dirinya namun tidak ada pihak yang memberi bantuan. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Meme Islam, Humor Islam, Pendidikan PKB Kab Tegal

Minggu, 23 Juli 2017

Banser Rembang Rindu Gus Dur Saat Leang-leong

Rembang, PKB Kab Tegal - Anggota Banser Satkorcab Rembang, Jawa Tengah turut mensukseskan kegiatan yang menampilkan barongsai dan leang leong yang digelar di kabupaten tersebut pada Ahad (11/9). Pada kegiatan yang diikuti peserta dari 40 kota se-Indonesia tersebut, Banser bersedia menjaga keamanan.

Wakasatkorcab Banser Rembang Jasmani kepada menyatakan, jika turut serta dala kegiatan seperti itu, ia selalu merindukan seseorang, yaitu KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Banser Rembang Rindu Gus Dur Saat Leang-leong (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser Rembang Rindu Gus Dur Saat Leang-leong (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser Rembang Rindu Gus Dur Saat Leang-leong

Menurut dia, perayaan yang bisa digelar secara terbuka oleh orang Tionghoa setiap 8 tahun sekali tersebut, sedikit banyak berkat peranan Gus Dur saat menjabat sebagai Presiden RI.

PKB Kab Tegal

"Kalau melihat perayaan yang meriah seperti ini membuat kita teringat dan rindu sosok Gus Dur,” ungkagnya.

PKB Kab Tegal

Perayaan yang diikuti lebih seribu orang tersebut wisata di Kabupaten Rembang di akhir pekan di bulan September ini. Warga dari berbagai kota, di antaranya Madura, Bali dan termasuk Sumatera dan Kalimantan, turut berdatangan. (Ahmad Asmui/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Pesantren PKB Kab Tegal

Dua Kesebelasan ini Perebutkan Tiket 32 Seri Nasional Zona Sumbar

Jakarta, PKB Kab Tegal - Pertandingan final Liga Santri Nusantara Regional Sumatera IV yang meliputi Sumatera Barat dan Bengkulu akan berlangsung di Stadion Semarak Bengkulu pada 5 Oktober 2016. Pada laga final Regional Sumatera IV ini, tim Pesantren Darul Ulum sebagai pemanang zona Padang bertemu dengan tim Pesantren Hidayatullah sebagai pemenang zona Bengkulu.

Sebelumnya kesebelasan Pesantren Hidayatullah berhasil menyingkirkan kesebelasan Pesantren Darun Naja dalam babak penyisihan di Stadion Semarak Bengkulu dengan skor 1-0, Sabtu (24/9).

Dua Kesebelasan ini Perebutkan Tiket 32 Seri Nasional Zona Sumbar (Sumber Gambar : Nu Online)
Dua Kesebelasan ini Perebutkan Tiket 32 Seri Nasional Zona Sumbar (Sumber Gambar : Nu Online)

Dua Kesebelasan ini Perebutkan Tiket 32 Seri Nasional Zona Sumbar

Sedangkan kesebelasan Pesantren Darul Ulum berhasil lolos ke babak final setelah melakoni pertandingan semi kompetisi pada pertandingan pertama tim Darul Ulum melawan tim kesebelasan Pesantren Tanjung Barulak dengan skor 2-0.

PKB Kab Tegal

Pada pertandingan kedua kesebelasan Darul Ulum melawan tim Darul Maruf dengan skor 0-0 dengan menang agregat 1 poin.

Pertandingan yang berlangsung di lapangan Elang Dirgantara AURI Padang Selasa (27/09) itu berjalan cukup ketat. Kedua tim tampil saling menekan. Namun sampai babak turun minum tidak ada gol terjadi.

Pada babak babak kedua kesebelasan Pesantren Darul Maruf hampir memenangi permainan. Pada menit ke-66 peluang gol terjadi setelah hendrik, pemain depan Darul Maruf lepas dari pengawalan pemain belakang Darul Ulum dengan posisi yang bebas berhadapan dengan kipper. Namun tendangan kerasnya masih dapat ditangkap dengan baik.

PKB Kab Tegal

Saat peluit panjang dibunyikam bertanda kesebelasan Pesantren Darul Ulum dinyatakan sebagai pemenang. Pendukung fanatiknya langsung memenuhi lapangan dengan meluapkan kegembiraan.

Penanggung jawab Zona Padang Pebby Dato Bangso segera menenangkan massa dengan menginformasikan prosesi penutupan. Juara Zona padang mendapat uang pembinaan sebesar 1.500.000.

"Uang pembinaan ini untuk persiapan melakukan pertandingan final region melawan pemenang Zona Bengkulu," kata Pebby.

Menurut Koordinator Region Sumatera IV Herliando, kesebelasan Pesantren Hidayatullah Bengkulu dan kesebelasan Pesantren Darul Ulum Padang akan bertanding untuk memperebutkan juara Region VI Sumatera Barat.

"Yang dinyatakan sebagai pemenag, akan diutus mengikuti seri LSN nasional," kata Herli. Herli memberikan bocoran bahwa Liga Santri Nusantara seri 32 nasional rencananya akan berlangsung di DI Yogyakarta. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Pesantren PKB Kab Tegal

NU Bumi Nabung Terus Upayakan Pencegahan Radikalisme

? Lampung Tengah, PKB Kab Tegal. Warga Nahdlatul Ulama di seluruh kecamatan Bumi Nabung, Lampung Tengah, Provinsi harus hati-hati dan mengantisipasi sejak dini adanya gerakan dan paham yang mengarah pada radikalisme di pelosok-pelosok kampung.

Demikian disampaikan Badil Aqif Aroni, Sekretaris MWCNU Bumi Nabung, Lampung Tengah di sekretariat gedung MWCNU, Jalan KH Hasyim Asyari, Kampung Bumi Nabung Ilir Kecamatan Bumi Nabung, Lampung Tengah, Rabu (3/8).

NU Bumi Nabung Terus Upayakan Pencegahan Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Bumi Nabung Terus Upayakan Pencegahan Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Bumi Nabung Terus Upayakan Pencegahan Radikalisme

"MWCNU Bumi Nabung terdiri dari tujuh ranting NU, yakni; Sri Kencono, Bumi Nabung Ilir, Bumi Nabung Utara, Bumi Nabung Selatan, Bumi Nabung Timur, Bumi Nabung Baru, Sri Kencono Baru,” ujar alumni Pesantren Raudlotus Solihin Purwosari Padang Ratu, Lampung Tengah ini.

"Masjid-masjid dan mushola-mushola NU harus dijaga, dan terus dimakmurkan dengan amaliyah-amaliyah Nahdliyin, salah satunya dengan kegiatan Lailatul Ijtima. Inilah yang menjadi salah satu PR besar MWCNU Bumi Nabung masa khidmat 2016-2021 yang telah di lantik beberapa hari lalu,” imbuh Badil. (Ahmad Syarif Kurniawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal

PKB Kab Tegal Sejarah, Warta PKB Kab Tegal

PKB Kab Tegal