Rabu, 14 Februari 2018

Ini Tim Tangguh di Laga 8 Besar LSN 2017 Regional Jateng III

Tegal, PKB Kab Tegal - Ajang kompetisi Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 Regional Jawa Tengah III memasuki fase delapan besar grup. Delapan tim terbaik dari Pondok Pesantren se wilayah eks-Karesidenan Pekalongan dan eks-Karesidenan Banyumas akan berebut tiket menuju fase 4 besar atau semi final.

Panitia Pelaksana LSN 2017 Regional Jateng III Mustholah melalui Sekretaris Mubin mengatakan, babak delapan besar akan berlangsung selama dua hari, yakni Jumat (15/9) dan Sabtu (16/9) di GOR Trisanja Slawi, Kabupaten Tegal.

Ini Tim Tangguh di Laga 8 Besar LSN 2017 Regional Jateng III (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Tim Tangguh di Laga 8 Besar LSN 2017 Regional Jateng III (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Tim Tangguh di Laga 8 Besar LSN 2017 Regional Jateng III

"Delapan tim tangguh akan berebut tiket menuju 4  besar atau semi final yang akan digelar pada 17 September 2017 mendatang," ujar Mubin kepada PKB Kab Tegal.

PKB Kab Tegal

Berikut Jadwal pertandingan dan daftar tim terbaik yang lolos ke babak 8 besar LSN 2017 Regional Jateng III:

1. Al-Abror FC, Lebaksiu Tegal VS A Walindo Berbaur FC, Pekalongan (15 September 2017 pukul 14.00 Wib)

PKB Kab Tegal

2. Ma’hadut Tholabah FC, Lebaksiu Tegal VS Mangku Aji FC, Pekalongan (15 September 2017 pukul 15.30 Wib)

3. Al-Kahfi FC, Kebumen VS Porpida FC, Brebes (16 September 2017 pukul 14.00 Wib)

4. Al-Ukhuwah FC, Kebumen VS Hisba FC, Kebumen (16 September 201). (Hasan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Hadits PKB Kab Tegal

Selasa, 13 Februari 2018

IPNU-IPPNU Rembang Kenalkan MEA

Rembang, PKB Kab Tegal. Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) merupakan bentuk hubungan kerjasama antarnegara anggota yang tergabung di ASEAN dalam berbagai bidang, seperti perdagangan, pendidikan, ekonomi dan lainya. Lantaran sangat penting diketahui, Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU) Rembang memperkenalkan MEA kepada masyarakat, khususnya warga Desa Purworejo Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang di halaman masjid setempat, Rabu (6/01/2015) minggu lalu.

Pengenalan MEA dilakukan oleh Ketua PC IPNU Rembang, Ahmad Humam ketika memberi pengarahan pasca acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Purworejo Masa Khidmat 2015/2017.

IPNU-IPPNU Rembang Kenalkan MEA (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Rembang Kenalkan MEA (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Rembang Kenalkan MEA

Humam mengatakan, dengan adanya MEA, negara anggota memliki kelonggaran dalam melakukan hubungan kerja sama luar negeri. Sehingga sangat dimungkinkan banyak warga asing yang akan masuk di Indonesia dan membuat persaingan sumber daya manusia (SDM) yang cukup ketat.

PKB Kab Tegal

"Oleh sebab itu, kita perlu mempersiapkan SDM yang terampil, kreatif dan pastinya siap menghadapi MEA. Perlu diketahui, IPNU-IPPNU menjadi organisasi pelajar Banom NU yang dipersiapkan untuk itu mempertahankan kearifan lokal serta bentuk amalan ibadah ala Ahlusunnah wal Jamaah," jelasnya.

Kepala Desa Purworejo Ibu Hj Kasmiyati dalam sambutannya mengapresiasi pelantikan Pengurus IPNU-IPPNU Ranting Purworejo, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Pihaknya mendukung penuh kegiatan yang positif bagi masyarakat, khususnya pelajar. Dia berharap, kedepan akan lahir pemuda-pemuda yang mampu mengendalikan diri dari kenakalan remaja.

PKB Kab Tegal

"Kegiatan ini sangat bagus. Dengan aktif di IPNU-IPPNU, para pelajar khususnya yang ada di Desa Purworejo tidak terjerumus tindakan yang negatif," tuturnya ketika sambutan.

Sementara itu, kegiatan Pelantikan yang dirangkum dalam agenda Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Desa Purworejo berjalan lancar. Tampak hadir Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU Kaliori, Moh Lilik Wijanarko dan Ketua PAC IPPNU Kaliori, Siti Mutmainah dan jajaran pengurus banom lainya. (Wawan Kurniawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Nahdlatul PKB Kab Tegal

NU Baru Tetapkan 11 Oktober, Muhammadiyah Pasti 12 Oktober

Jakarta, PKB Kab Tegal

Nahdlatul Ulama (NU) baru akan menetapkan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1428 H pada 11 Oktober 2007. Berbeda dengan ormas Islam terbesar di Indonesia itu, Muhammadiyah sejak dini sudah memastikan Lebaran jatuh pada Jumat 12 Oktober 2007.

Ketua Umum Pengurus Pusat Lajnah Falakiyah NU KH Ghazalie Masroerie mengatakan, sikap NU tersebut karena masih akan menunggu sidang isbat (penentuan) yang akan diselenggarakan oleh Departemen Agama (Depag) pada 11 Oktober 2007 mendatang.

NU Baru Tetapkan 11 Oktober, Muhammadiyah Pasti 12 Oktober (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Baru Tetapkan 11 Oktober, Muhammadiyah Pasti 12 Oktober (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Baru Tetapkan 11 Oktober, Muhammadiyah Pasti 12 Oktober

"NU belum bisa menetapkan, NU baru bisa menetapkan itu setelah dilakukan sidang isbat bersama sejumlah organisasi Islam lainnya di Depag," ujar Kiai Ghazalie—begitu panggilan akrabnya, Jumat (21/9).

PKB Kab Tegal

Dalam sidang isbat, Depag akan menggunakan metode dari berbagai cara termasuk menggunakan rukyat (melihat bulan) dan hisab (perhitungan astronomi). "Setelah itu, baru NU bisa menetapkan, namun kalau Depag dalam penetapannya berbeda dengan cara NU, maka NU tidak akan mengikuti pemerintah," terangnya.

PKB Kab Tegal

Namun, saat disinggung apakah nantinya hasil sidang isbat akan sama dengan yang ditetapkan oleh Muhammadiyah, Kiai Ghazalie mengatakan, bisa saja sama. Namun dirinya belum bisa memastikan karena metode yang digunakan berbeda. "Kita juga mengharapkan adanya persamaan dalam penetapan Idul Fitri 1428 H," terangnya.

Sebelumnya, Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri 1428 H pada 12 Oktober. Pernyataan ini dimuat dalam maklumat PP Muhammadiyah nomor: 03/MLM/1.0/E/2007. Dalam penetapan ini, Muhammadiyah menggunakan metode hisab.

Berikut isi rilis yang menetapkan Idul Fitri 1428 H tersebut:

"Setelah sebelumnya sempat dinyatakan H. Muchlas Abror di tengah materi pertama Pengajian Ramadan 1428 H, selasa 18 September malam, penetapan Muhammadiyah untuk satu syawal 1428 H? terbit dalam bentuk maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor : 03/MLM/1.0/E/2007.

"Terbitnya maklumat ini sempat disingung dalam pidato penutupan pengajian Ramadan yang disampaikan Ketua PP Muhammadiyah, Dr. Haedar Nashir. Menurutnya, maklumat ini memang sengaja terbit tidak bersamaan dengan penetapan awal Ramadhan, dan tidak perlu dipermasalahkan. (rif/okz/sm)Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Nahdlatul, Ubudiyah, Kajian PKB Kab Tegal

Senin, 12 Februari 2018

Helmy Faishal Dorong Netizen NU Beri Pencerahan dan Jadi Pemersatu

Jakarta, PKB Kab Tegal. Sekretaris Jenderal PBNU HA. Helmy Faishal Zaini mendorong agar aktivis NU terutama yang berjuang melalui dunia maya menjadi aktivis yang mampu memberikan pencerahan ilmu dan pemersatu.

Helmy Faishal Dorong Netizen NU Beri Pencerahan dan Jadi Pemersatu (Sumber Gambar : Nu Online)
Helmy Faishal Dorong Netizen NU Beri Pencerahan dan Jadi Pemersatu (Sumber Gambar : Nu Online)

Helmy Faishal Dorong Netizen NU Beri Pencerahan dan Jadi Pemersatu

?

“Para aktivis NU baik yang berada di struktural maupun kultural hendaknya memberikan pencerahan ilmu dan pemersatu. Karena ini menjadi inti dari tujuan bernegara, berserikat, dan berkumpul,” kata Sekjen dalam sambutan halal bihalal dan sarasehan Netizen NU di Gedung PBNU Jakarta Pusat, Rabu (12/7) sore.

Kegiatan yang juga dirangkai dengan peringatan harlah PKB Kab Tegal ke-14, Sekjen juga menegaskan NU yang terus membangun tradisi silaturahim antar-kelompok akan menjadi kekuatan luar biasa. Hal itu dikuatkan pula bahwa sejak didirikannya, NU mengemban dua amanat, sebagai ormas keagamaan dan kemasyarakatan.

PKB Kab Tegal

?

“Amanat keagaaman adalah menyebarkan Islam yang moderat dan penuh damai. Dan kedua adalah amanat watoniyah (kebangsaan). Ini peran yang dimiliki dan dilaksakanan oleh ulama NU,” kata Helmy.

Selain itu, Sekjen juga mendorong aktivis NU melalui media online harus memberikan warna Islam untuk mengajak atau berseru kepada jalan Tuhan dengan cara yang baik.

Ia mengapresiasi kegiatan kopdar Netizen NU yang dilangsungkan di beberapa ? tempat telah membuktikan kesiapan aktivis NU dalam penyiapan konten yang dapat menjadi bahan kontra narasi yang menjadi tren global saat ini.

“Terimakasih atas partisipasi aktif melalui media yang dimiliki. Media online saat ini menjadi mainstrem baik dalam kebijakan maupun interaksi masyarakat yang satu dengan lainnya. Mari kuatkan barisan menuju Indonesia yang adil makmur berdaya di masa datang,” pinta Sekjen.

PKB Kab Tegal

Sementara itu, Pemimpin Redaksi PKB Kab Tegal Ahmad Mukafi Niam menyampaikan PKB Kab Tegal didirikan 11 Juli 2003. Harlah ke-14 tahun ini menandakan PKB Kab Tegal masih berada di usia remaja. Karenanya PKB Kab Tegal akan terus berbenah dan meningkatkan kualitas dan khidmah untuk NU.

Niam menyampaikan untuk itu PKB Kab Tegal terus bersinergi dengan berbagai pihak. Hal ini dilakukan untuk menghadapi kekuatan di luar NU yang bisa jadi tidak sama dengan apa yang diperjuangkan NU.

?

“Kami berharap ke depan PKB Kab Tegal dan Netizen NU serta semua pihak terus bekerjasama dengan membangun kolaborasi mencapai tujuan yaitu Indonesia yang damai, dan menciptakan Islam yang rahmatan lil alamin,” tandasnya. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Ulama, Berita, Pemurnian Aqidah PKB Kab Tegal

Resmi Dilantik, Rektor UNU Indonesia Komit Bangun Universitas Unggul

Jakarta, PKB Kab Tegal. Prof Dr M Maksum Mahfoedz resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Indonesia oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof Dr KH Said Aqil Siroj, Kamis (9/7) di lantai 5 Gedung PBNU.

Kegiatan pelantikan ini dibarengi dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lajnah Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) yang dihadiri oleh ratusan Perguruan Tinggi NU dari seluruh Indonesia.

Resmi Dilantik, Rektor UNU Indonesia Komit Bangun Universitas Unggul (Sumber Gambar : Nu Online)
Resmi Dilantik, Rektor UNU Indonesia Komit Bangun Universitas Unggul (Sumber Gambar : Nu Online)

Resmi Dilantik, Rektor UNU Indonesia Komit Bangun Universitas Unggul

Ketua BPPTNU, Dr KH Mujib Qulyubi menuturkan, pelantikan ini merupakan langkah awal diantara langkah-langkah besar yang telah dilakukan oleh tim pendiri UNU Indoensia menuju proses pengembangan.

PKB Kab Tegal

“Apalagi dalam pelantikan ini dihadiri 2 kementerian sekaligus, yaitu Menristek Dikti, Prof M Nasir dan pihak Kemenag yang menjadi pertanda bagus dalam pengembangan UNU Indonesia ke depan,” ujar Kiai Mujib.

PKB Kab Tegal

Mantan Ketua STAINU Jakarta ini menambahkan, bahwa proses bertumbuh UNU Indonesia telah dilakukan oleh tim pendiri dan pengelola sehingga universitas NU di Jakarta ini akhirnya terwujud dengan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Rektor terpilih, Prof Maksum Mahfoedz menerangkan, bahwa dirinya akan mewujudkan UNU Indonesia menjadi universitas unggul dimana menjadi tempat berbaurnya dunia akademik, keislaman, kebangsaan, dan kejuangan.

“Kalau NU yang membutuhkan dan mengamanahkan, sikap saya sami’na wa atho’na. Saya dan teman-teman akan menahkodai UNU Indonesia berdasarkan prinsip kolektivitas atau kebersamaan dengan tidak menonjolkan ego jabatan,” ujar Guru Besar UGM Yogyakarta ini.

Sementara itu, Menristek Dikti dalam sambutannya usai meneken MoU dari berbagai perguruan tinggi NU yang hadir menuturkan, bahwa kualitas perguruan tinggi salah satunya ditentukan oleh produktivitas ilmiah dari segenap civitas akademiknya. “Jadi karya tulis dan penelitian harus terus-menerus dilakukan kemudian dipublikasikan melalui jurnal atau media lain yang mendukung,” terang mantan Rektor Undip Semarang ini.

Kegiatan pelantikan juga disaksikan oleh Ketua LPTNU, Dr H Noor Achmad, segenap jajaran pengurus UNU Indonesia, pimpinan Pascasarjana Islam Nusantara STAINU Jakarta, serta para pengelola Perguruan Tinggi NU dari seluruh Indonesia.?

UNU Indonesia juga menyediakan beberapa program beasiswa, diantaranya beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan beasiswa afirmasi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu serta beasiswa dari berbagai lembaga pemerintah yang telah menjalin kerja sama dengan UNU Indonesia.

Terkait dengan penerimaan mahasiswa baru, pendaftaran gelombang pertama diselenggarakan tanggal 8 Juli-19 Agustus 2015. Sedangkan gelombang kedua dilakukan tanggal 24 Agustus-30 September 2015. Adapun awal perkuliahaan digelar 7 Oktober 2015. Formulir pendaftaran bisa diakses secara online di www.unuindonesia.ac.id maupun datang langsung ke kampus Jl Taman Amir Hamzah No 5 Jakarta Pusat.? (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Santri, Bahtsul Masail PKB Kab Tegal

Minggu, 11 Februari 2018

828 Siswa MI Probolinggo Ramaikan Aksioma MI Ke-6

Probolinggo, PKB Kab Tegal. Sedikitnya 828 orang siswa dan siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Probolinggo yang tergabung dalam 23 kontingen meramaikan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) MI ke-6 tingkat Kabupaten Probolinggo yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Rabu hingga Jum’at (16-18/11).

828 Siswa MI Probolinggo Ramaikan Aksioma MI Ke-6 (Sumber Gambar : Nu Online)
828 Siswa MI Probolinggo Ramaikan Aksioma MI Ke-6 (Sumber Gambar : Nu Online)

828 Siswa MI Probolinggo Ramaikan Aksioma MI Ke-6

Mereka akan bertanding dalam cabang olahraga dan cabang seni. Untuk cabang olahraga meliputi tenis meja, bulutangkis, lari sprint PI=60 m dan PA=80 m, lompat jauh, tolak peluru dan catur. Sementara cabang seni meliputi MTQ, baca puisi putra dan putri, melukis, kaligrafi, pidato resmi 3 bahasa (Bahasa Arab, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris).

Aksioma MI ini dibuka secara resmi oleh Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari didampingi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H Busthami di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, Rabu (16/11). Pembukaan ini ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pelepasan balon udara.

PKB Kab Tegal

Dalam sambutannya Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari mengaku merasa sangat bangga melihat potensi dan hasil pembangunan yang dipersembahkan guru MI di Kabupaten Probolinggo. Apalagi melihat senyuman guru MI yang memberikan harapan sekaligus bersyukur dengan tantangan telah mampu menapaki perkembangan zaman.

“Lembaga madrasah di Kabupaten Probolinggo memang banyak didominasi swasta. Kita patut bangga, meskipun swasta namun mampu memberikan yang terbaik bagi murid di Kabupaten Probolinggo. Dimana guru swasta ini telah mampu menjalankan amanah orang tua yang menitipkan anaknya kepada guru MI swasta,” katanya.

PKB Kab Tegal

Menurut Penasehat Muslimat NU Kabupaten Probolinggo ini, tantangan dan ketidaksempurnaan yang ada merupakan ikhtiar bersama. “Tetapi saya berkeyakinan, manakala di hati Bapak dan Ibu tenaga pendidik ada sebuah niatan tulus dan ikhlas dengan menularkan ilmunya untuk mendidik, Insya Allah akan dimudahkan segala urusannya oleh Allah. Akan dicukupkan rizkinya sehari-hari, tetapi bukan untuk mencukupi gaya hidup,” jelasnya.

Siswa MI jelas Tantri merupakan pewaris dari para orang tuanya. Sebab diantara siswa MI ini kelak akan menjadi pemimpin di Kabupaten Probolinggo. “Tetapi semua itu ditentukan oleh ikhtiar anak dan mematuhi perintah orang tua dan guru sehingga mampu mengangkat derajat hidupnya dan derajat hidup orang tuanya,” pungkasnya.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H Busthami mengatakan bahwa jumlah lembaga madrasah ibtidayah (MI) di Kabupaten Probolinggo mencapai 382 lembaga. Dari jumlah tersebut yang berstatus negeri hanya 2 lembaga.

“Terima kasih kepada pondok pesantren yang telah memperkuat madrasah. Ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah karena tidak ada perbedaan antara lembaga pendidikan di bawah Dinas Pendidikan dan madrasah,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana Solihin Bahtiar mengungkapkan kegiatan ini bertujuan sebagai wadah pembinaan dan unjuk prestasi di bidang olahraga dan seni menuju insan yang sehat, berbudaya dan berakhlak mulia, meningkatkan ukhuwah dan dakwah Islamiyah, baik di kalangan MI dan masyarakat pada umumnya.

“Selain itu, terbentuknya watak kepribadian yang baik dengan menjunjung tinggi disiplin dan sportivitas untuk mencapai prestasi, peningkatan prestasi olahraga dan seni pelajar MI serta diperolehnya bibit atlet pelajar berbakat,” katanya.

Kegiatan ini bertema “Dengan Aksioma, Kita Wujudkan Tali Persaudaraan, Prestasi, Sportivitas, Kreatifitas Siswa Madrasah Untuk Menggapai Insan Yang Sehat, Cerdas, Terampil dan Berakhlakul Karimah”. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Fragmen, Internasional, News PKB Kab Tegal

Uninus Berikan Beasiswa S2 dan S3 bagi Guru NU di Jabar

Bandung, PKB Kab Tegal. Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Barat melakukan silaturahmi dengan Rektor Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung Suhendra Yusuf di Gedung Rektorat Uninus, Selasa (10/1).

Turut hadir pada kesempatan tersebut Bendahara Pergunu Jawa Barat Kamin Sumardi, Wakil Sekretaris Pergunu Jawa Barat Ujang Hidayatulloh dan beberapa Pimpinan Cabang Pergunu se-Jawa Barat.

Uninus Berikan Beasiswa S2 dan S3 bagi Guru NU di Jabar (Sumber Gambar : Nu Online)
Uninus Berikan Beasiswa S2 dan S3 bagi Guru NU di Jabar (Sumber Gambar : Nu Online)

Uninus Berikan Beasiswa S2 dan S3 bagi Guru NU di Jabar

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Pergunu Jawa Barat Saepuloh ? menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor Uninus yang telah bersedia menerima silaturahmi dari Pimpinan Wilayah Pergunu Jawa Barat.

Selain itu, Saepuloh menyampaikan permohonan kesediaan Uninus untuk memberikan beasiswa S2 dan S3 bagi guru-guru dan dosen-dosen NU yang tergabung dalam Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Jawa Barat.

PKB Kab Tegal

“Saat ini, kualifikasi pendidikan guru-guru NU tergabung dalam Pergunu masih sedikit yang berpendidikan S2, begitu juga dosen-dosen NU yang tergabung di Pergunu juga masih sedikit yang berpendidikan S3. Oleh karena itu, kami mohon Uninus dapat membuat kelas khusus untuk Pergunu dan kemudian diberi bantuan untuk mendapatkan beasiswa” tutur Saepuloh.

Pada kesempatan itu juga, Rektor Uninus Suhendra Yusuf menyatakan kesediaannya untuk membuat kelas khusus bagi Pergunu, baik itu Prodi Magister Manajemen Pendidikan (S2), Magister Pendidikan Agama Islam (S2) dan Prodi Doktor Ilmu Pendidikan (S3) dengan memberikan beasiswa 50 persen dari biaya pendidikan.

“Atas apa yang disampaikan oleh Saepuloh, kami bersedia dengan senang hati untuk membantu guru-guru NU dan dosen-dosen NU untuk melanjutkan pendidikannya sampai jenjang S2 dan S3,” ujar Suhendra.

Dia menginstruksikan untuk membuat kelas khusus setiap Prodi satu kelas, nanti mereka diberi beasiswa dari kampus 50 persen dari biaya kuliah dan kami juga akan ajukan mereka ke instansi terkait untuk mendapatkan bantuan biaya kuliah, sehingga mereka mendapatkan beasiswa penuh. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal

PKB Kab Tegal Halaqoh PKB Kab Tegal