Rabu, 30 Agustus 2017

Banser dan NU Care Bantu Korban Kebakaran Kebon Pala

Jakarta, PKB Kab Tegal



Tak disangka oleh Novrijal dan keluarganya, malam peringatan HUT RI ke-72 yang lalu menyisakan duka yang mendalam baginya. Bagaimana tidak, sejak malam tersebut rumahnya tinggal abu dan tumpukan arang karena keganasan si jago merah. Tidak ada satu pun barang-barang yang terselamatkan akibat peristiwa yang terjadi di RT 01/07 Jalan Tanah Rendah, Kebon Pala, Jakarta Timur, Ahad (20/08) sore.

Banser dan NU Care Bantu Korban Kebakaran Kebon Pala (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser dan NU Care Bantu Korban Kebakaran Kebon Pala (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser dan NU Care Bantu Korban Kebakaran Kebon Pala

“Sekarang untuk kebutuhan sehari-hari kami sangat butuh. Di rumah sudah tidak ada benda apa pun yang tersisa. 10 anggota keluarga saya sekarang tinggal di posko,” kata Novrijal kepada PKB Kab Tegal, Selasa (22/8).

Novrijal dan keluarganya bukan satu-satunya warga yang menerima dampak kejadian tersebut. Ada sedikitnya 279 kepala keluarga lainnya yang mengalami nasib serupa.?

Untuk meringankan beban mereka, NU Care LAZISNU menyalurkan ? bantuan ke lokasi musibah. Bantuan berupa 500 kg beras, air mineral, mie instan beserta kebutuhan pokok lainnya diserahkan pada Selasa kemarin.

PKB Kab Tegal

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban. Semoga para keluarga yang terkena musibah selalu diberikan ketabahan,” ujar Direktur Penyaluran NU Care LAZSINU, Slamet Tuhari.

Pengamatan PKB Kab Tegal, di lokasi telah berdiri posko Banser Jakarta Timur. Sejak kejadian, anggota Banser melakukan aksi membantu para korban termasuk membersihkan puing-puing rumah yang hangus.

“Setelah mendengar kabar terjadi kebakaran, kami langsung kerahkan tim untuk segera membantu korban dan mendirikan posko bantuan,” tutur Ibon, Satkorcab Banser Jaktim.

PKB Kab Tegal

NU Care dan Banser akan terus berupaya meringankan beban para korban musibah kebakaran di Kebon Pala, dan mengajak masyarakat yang ingin turut serta meringankan bebasn tersebut. Bantuan berupa dana dapat disalurkan melalui rekening BCA 0680 1926 77, Mandiri 123 000 438 8977 atau BRI 0335 01 000 735 303.?

Setelah melakukan pentransefran atau untuk mendapatkan informasi tambahan, masyarakat dapat menghubungi NU Care LAZISNU di nomor 021-310 2931 atau 0813-9800-9800. (Kendi Setiawan/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Budaya PKB Kab Tegal

Akhir Pekan Ini, GP Ansor Rembang Pilih Ketua Baru

Rembang, PKB Kab Tegal. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, akan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) XX di Gedung Haji Kompleks Islamic Center, akhir pekan ini, Ahad (12/4).



Akhir Pekan Ini, GP Ansor Rembang Pilih Ketua Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Akhir Pekan Ini, GP Ansor Rembang Pilih Ketua Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

Akhir Pekan Ini, GP Ansor Rembang Pilih Ketua Baru

Ketua Panitia Konfercab GP Ansor Rembang Abdul Rosyid menjelaskan, forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang itu akan berlangsung kurang dari 24 jam.

"Konfercab kali ini akan digelar secara singkat, tidak seperti biasanya. Kali ini hanya satu hari sudah selesai dan GP Ansor Rembang sudah mempunyai Ketua Cabang yang baru,” ujar Abdul Rosyid.

Panitia juga telah mengundang pimpinan anak cabang (PAC) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Rembang. "Memang sedikit terlambat (pelaksanaannya), tetapi saya pastikan akan dihadiri PAC (Pimpinan Anak Cabang) dari 14 kecamatan di Kabupaten Rembang,” tuturnya.

PKB Kab Tegal

Ada isu yang berkembang bahwa terdapat dua nama kader yang dikabarkan akan maju mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di GP Ansor Rembang. (Ahmad Asmui/Mahbib)

PKB Kab Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Nasional PKB Kab Tegal

Kiai Nuril Ajak PMII Lestarikan Aswaja

Jakarta, PKB Kab Tegal

Ketua Umum Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) KH Nuril Huda kembali menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan paham keagamaan NU, Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja). Ia mengajak para aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) untuk turut serta melestarikan paham yang dikenal moderat itu.

“Bagaimanapun juga, PMII adalah bagian dari NU. Oleh karena itu, mari bersama-sama menjaga serta melestarikan Aswaja dari paham-paham baru yang muncul akhir-akhir ini,” kata Kiai Nuril saat menjadi penceramah pada acara Semarak Ramadhan yang digelar Pengurus Cabang (PC) PMII Jakarta Pusat, di Masjid Jami’ Al-Ma’mur, Jalan Raden Saleh, Jakarta (25/9)

Di hadapan para aktivis organisasi berbasis mahasiswa NU itu, Kiai Nuril menjelaskan, saat ini Aswaja tengah terancam keberadaannya. Pasalnya, tidak sedikit muncul paham baru yang mengatasnamakan ahlussunnah. “Sekarang harus diingat, ada (paham, red) ahlussunnah tok (saja, red), ada ahlussunah yang ada wal jama’ah-nya,” terangnya.

Kiai Nuril Ajak PMII Lestarikan Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Nuril Ajak PMII Lestarikan Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Nuril Ajak PMII Lestarikan Aswaja

“Ahlussunnah tidak sama dengan Aswaja. Ajaran yang tanpa mengejek orang lain, keyakinan orang lain, paham yang dianut orang lain, itulah Aswaja,” jelas Kiai Nuril.

PMII, sebagai organisasi yang menghimpun para pemuda NU, kata Kiai Nuril, memiliki peran besar dalam rangka turut serta melestarikan Aswaja. Menurutnya, pemuda memiliki semangat yang masih besar. Hal itulah yang menurutnya dibutuhkan oleh NU saat ini .

PKB Kab Tegal

Selain para aktivis PMII, acara tersebut juga diikuti sekitar 100 anak-anak yang tinggal di sekitar Masjid Jami’ Al-Ma’mur. Mereka memang sengaja diundang pada acara Semarak Ramadhan itu untuk berbuka bersama.

Acara tersebut merupakan pembukaan dari serangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan PC PMII Jakpus selama bulan Ramadhan kali ini, antara lain, Pesantren Kilat, Halaqoh dan Pengajian Kitab Salaf, Buka Bersama Anak Jalanan dan Silaturrahmi Antar-Tokoh Ormas Islam dan OKP. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Tokoh, Hadits PKB Kab Tegal

PKB Kab Tegal

NU Diusulan Miliki Lembaga Kelautan

Subang, PKB Kab Tegal. Luas wilayah Indonesia lebih banyak lautan dibanding daratan. Dengan kondisi semacam ini, Nahdlatul Ulama semestinya mempunyai lembaga khusus yang menangani persoalan kelautan. Demikian disampaikan A Hisyam Karim, Ketua Pengurus Ranting NU Caracas, Kalijati, Subang, Jawa Barat.

"Sebagai negara maritim, bagusnya NU punya lembaga khusus yang menangani kelautan karena wilayah kita lebih banyak laut daripada darat. Dulu kan Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) juga waktu jadi Presiden bikin Depertamen Kelautan dan Perikanan karena beliau tahu laut ini penting," ungkapnya usai Ngaji Pasaran NU Caracas di Pesantren Al-Mukhtariyyah, Selasa (8/7) malam.

NU Diusulan Miliki Lembaga Kelautan (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Diusulan Miliki Lembaga Kelautan (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Diusulan Miliki Lembaga Kelautan

Menurut mahasiswa Pascasarjana STAINU Jakarta ini, laut Nusantara adalah anugerah dari Allah untuk bisa dimanfaatkan dengan baik, seperti sebagai sumber mata pencaharian para nelayan yang mayoritas adalah warga NU, eksplorasi energi, dan lainnya. Agar terfokus ia mengatakan mestinya NU melembagakannya.

PKB Kab Tegal

"Bukan hanya itu, laut atau maritim juga mempengaruhi dalam pembentukan sebuah kebudayaan, makanya dalam kajian budaya ada budaya maritim dan budaya kontinental," tambahnya

Hisyam mencontohkan, salah satu ciri atau karakteristik budaya maritim adalah tidak ada hak cipta dalam sebuah karya dan sebaliknya hak cipta merupakan budaya kontinental.

PKB Kab Tegal

"Jadi royaltinya maritim sifatnya moril, kalau kontinental sifatnya materiil. Coba kalau wayang, lenong, lagu, syair atau kitab? karya ulama Nusantara ada hak ciptanya, keturunannya bisa jadi kaya raya karena punya royalti," selorohnya.

Untuk itu, Hisyam mengharapkan agar ke depan NU bisa mempunyai lembaga kemaritiman dan bisa membentuk peradaban dari jalur kelautan sebagaimana jargon Jalesveva Jayamahe (Di Atas Lautan Kita Berjaya). (Aiz Luthfi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Kyai, Fragmen, Tokoh PKB Kab Tegal

Selasa, 29 Agustus 2017

Muslimat NU Jember Berikan Santunan kepada Anak Yatim dan Lansia

Jember, PKB Kab Tegal. Dalam rangka memperingati harlah Muslimat ke-71 NU sekaligus peringatan Isra Miraj, PC Muslimat NU Jember, Jawa Timur memberikan santunan berupa sembako kepada 70 anak yatim dan 30 wanita lanjut usia (lansia).?

Muslimat NU Jember Berikan Santunan kepada Anak Yatim dan Lansia (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Jember Berikan Santunan kepada Anak Yatim dan Lansia (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Jember Berikan Santunan kepada Anak Yatim dan Lansia

Pemberian santunan tersebut dilakukan di sela-sela acara peringatan Isra Miraj di halaman rumah Ketua Ranting Muslimat NU, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Jember, Nyai Nur Fadhilah Ahmad, Kamis (27/4).?

Dalam sambutannya, Ketua PC Muslimat NU Jember, Nyai Hj Emi Kusminarni menegaskan bahwa sembako tersebut dikumpulkan dari para donatur, baik di internal pengurus Muslimat NU, warga bahkan juga dari seorang wanita muallaf.?

Ia juga mengajak para kader NU, khususnya pengurus ? Muslimat NU di semua tingkatan untuk selalu memberi contoh, baik dalam soal ibadah, akhlak maupun kepedulian sosial. "Kalau namanya Muslimat NU, harus lebih dari yang lain, agar bisa dijadikan contoh," katanya.

Ia menambahkan, pengurus Muslimat NU akan selalu menjadi sorotan masyarakat, sehingga perlu hati-hati dalam bertutur kata dan bertingkah laku. Dikatakannya, sejak lama warga NU dikenal dengan tingkah lakunya yang sopan, elegan dan suka kerukunan dengan siapapun dan penganut agama apapun.?

PKB Kab Tegal

"Jadi ciri-ciri toleransi dan moderat warga NU itu sejak awal memang dicontohkan oleh para ulama kita," ucapnya.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Ashri Jember, KH Ayub Saiful Rijal dalam ceramahnya mengapresiasi kepedulian Muslimat NU Jember terhadap anak yatim dan kaum lansia.?

PKB Kab Tegal

Menurutnya, apa yang dilakukan Muslimat NU tersebut patut dihargai dan ditiru oleh lembaga lain. Saat ini, katanya, di tengah kehidupan yang serba pragmatis, begitu banyak orang yang membutuhkan perhatian dan kepedulian sesama.?

Namun sayangnya, pada saat yang sama, kepedulian sosial seakan kian memudar, bahkan cenderung hilang dari tengah-tengah kehidupan masyarakat modern. Sebab, sebagian orang sudah berpikir nafsi-nafsi. Sementara di sisi lain, orang-orang yang papa kian nestapa.?

"Karena itu, saya berharap agar Muslimat NU menjadi pelopor aksi sosial untuk peduli kepada sesama," ujarnya. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Sholawat PKB Kab Tegal

Senin, 28 Agustus 2017

“Nusa Expo” Pompa Minat Kuliah Pelajar SMA

Gresik, PKB Kab Tegal. Ikatan Keluarga Alumni SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik (Ikanusa) memiliki cara tersendiri untuk menarik minat kuliah pelajar. Selain berbagi kiat sukses, jaringan alumni ini juga memperkenalkan perguruan tinggi kepada siswa tingkat SMA melalui sebuah pameran.

Dengan memberdayakan alumni yang tersebar di beberapa perguruan tinggi, Ikanusa berhasil menghimpun 27 PTN (Perguruan Tinggi Negeri), 10 PTK (Perguruan Tinggi Kedinasan), 10 PTS (Perguruan Tinggi Swasta), dan 1 PTLN (Perguruan Tinggi Luar Negri) dalam rangkaian acara “Nusa Expo” di Aula Idham Kholid SMA NU 1 Gresik, Kamis (29/01).

“Nusa Expo” Pompa Minat Kuliah Pelajar SMA (Sumber Gambar : Nu Online)
“Nusa Expo” Pompa Minat Kuliah Pelajar SMA (Sumber Gambar : Nu Online)

“Nusa Expo” Pompa Minat Kuliah Pelajar SMA

Acara yang diawali dengan presentasi cara sukses menembus perguruan tinggi favorit ini mendapat sambutan posiitf dari para siswa SMA. “Kami sangat mengapresiasi acara Nusa? Expo. Dengan diselenggarakannya acara ini kami dapat mengetahui strategi menembus perguruan tinggi favorit,” ujar Annisa, salah satu peserta Nusa Expo.

PKB Kab Tegal

Ketua Panitia Nusa Expo Wahyu Firmansyah menyatakan, usaha ini dilakukan agar para siswa mendapat wawasan, pemahaman, serta pengetahuan seputar dunia kampus. Selain itu acara ini diharapkan dapat lebih memotivasi para siswa untuk lebih gigih mencapai target yang ingin diraih.

PKB Kab Tegal

Sekretaris Panitia Nusa Expo Iqomatul Haq Angelasi menambahkan, ke depan Nusa Expo diharapkan dapat memperluas jaringan kampus yang berpartisipasi dalam setiap agendanya. Beberapa tahun terakhir SMA NU 1 Gresik berhasil? menjadi sekolah dengan siswa terbanyak di perguruan tinggi negeri, baik dalam maupun luar negeri. Sejauh ini tercatat ada alumni SMA NU 1 Gresik yang menempuh pendidian di China, Taiwan, Malaysia, dan baru-baru ini di Singapura dan Jepang.

Terselenggaranya Nusa Expo tersebut ditargetkan mampu mendongkrak semangat persaingan dalam memperebutkan perguruan tinggi favorit. Harapan ke depan para siswa SMA NU 1 Gresik mampu menembus dan memperluas jaringan perguruan tinggi negeri dan favorit baik dalam maupun luar negeri. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Syariah, Tokoh, Sholawat PKB Kab Tegal

Peringati Muharam, IGRA Gelar Festival Anak Sholeh

Brebes, PKB Kab Tegal. Dalam dunia pendidikan, Anak diibaratkan sebagai kertas putih yang belum ternoda. Dalam perjalanan waktunya, bisa ditulis dengan tinta emas atau tinta kegelapan, tergantung yang menulisnya. Sang Penulis itu pada hakekatnya seorang pendidik, entah itu dirumah, disekolah atau pun dilingkungan sekitarnya.



Peringati Muharam, IGRA Gelar Festival Anak Sholeh (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Muharam, IGRA Gelar Festival Anak Sholeh (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Muharam, IGRA Gelar Festival Anak Sholeh

Mereka akan mengisi catatan hidup anak dengan berbagai macam warna pendidikan hingga terpatri sampai dewasa. Sebagai upaya menorehkan prestasi dengan tinta emas pada diri pribadi anak, maka perlu diisi dengan berbagai kegiatan yang positif.

“Festival Anak Sholeh ini, adalah ujud nyata membentuk karakter anak sholeh,” ujar Kepala Seksi Mapenda Kandepag Kabupaten Brebes H Chulasoh saat membuka Festival Anak Sholeh Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudlatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Brebes di Islamic Centre Brebes, Ahad (20/12).

PKB Kab Tegal

Ketua panitia penyelenggara Khusnul Khotimah, menjelaskan, Festival mengambil tema mencetak generasi islami yang anggun dalam moral dan unggul dalam prestasi. Even ini diselenggarakan dalam rangka memperingati tahun baru 1431 Hijriyah dan Hari Amal Bakti Depag 2009.

Sebanyak 12 Cabang IGRA se-Kabupaten Brebes turut andil dalam Festifal Anak sholeh ini. Adapun yang diperlombakan dalam kegiatan ini adalah Lomba Mewarnai Gambar, Membaca Tartil Al-Quran, Puitisasi Tartil Al-Quran, serta Gerak dan Lagu.

PKB Kab Tegal

Setelah melalui seleksi yang cukup ketat, akhirnya diperoleh kejuaraan. Untuk Lomba Mewarnai gambar Juara 1 M Adham dari kontingen Bantarkawung, juara 2 Amanda dari Tanjung dan juara 3 Azka dari Paguyangan. Lomba Gerak dan Lagu dimenangkan Kontingen Banjarharjo dengan nilai 189, juara 2 Brebes (188) dan juara 3 Bantarkawung (182).

Sedang untuk Lomba Tartil Putra, juara pertama dimenangkan kontingen Losari, juara 2 Banhjarharjo dan juara 3 diraih utusan Brebes. Sedangan untuk Baca Tarti putri, juara pertama di raih Banjarjo, juara 2 Bulakamba dan Juara 3 Paguyangan. Sementara untuk lomba puitisasi Al-Quran untuk kelompok putra juara 1 diraih Banjarharjo, juara 2 Bantarkawung dan juara 3 Losari. Sedang untuk kelompok putri juara pertama di raih Losari, juara 2 Bulakamba dan juara 3 Brebes.

Ketua IGRA Kabupaten Brebes Rohayati menjelaskan, para juara berhak memboyong tropi, piagam dan uang pembinaan. Kegiatan tahunan ini, akan terus dipertahankan dengan harapan bisa mencetak generasi anak sholeh. (was)Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Santri, Ahlussunnah PKB Kab Tegal