Selasa, 30 Januari 2018

Polres Pekalongan Siap Amankan Forum Muktamar Ke-12 Jatman

Pekalongan, PKB Kab Tegal - Polres Pekalongan beserta jajarannya siap membantu panitia mengamankan jalannya kegiatan besar berupa Muktamar XII Jamiyyah Ahlit Thariqah Al-Mutabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) yang akan berlangsung di Pekalongan pada 23-27 Desember 2017 mendatang.

Kesiapan jajaran Polres Pekalongan mengamankan kegiatan muktamar disampaikan langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan di hadapan Panitia Muktamar XII Jatman yang beraudiensi dengan jajaran Polres Pekalongan di Mapolres Kajen, Kamis (30/11).

Polres Pekalongan Siap Amankan Forum Muktamar Ke-12 Jatman (Sumber Gambar : Nu Online)
Polres Pekalongan Siap Amankan Forum Muktamar Ke-12 Jatman (Sumber Gambar : Nu Online)

Polres Pekalongan Siap Amankan Forum Muktamar Ke-12 Jatman

Kegiatan pengamanan tidak saja pada area pembukaan yang rencananya akan dilangsungkan di kompleks Rumah Dinas Jabatan Bupati di Kajen saja, tetapi di tempat-tempat pemondokan dan sidang-sidang komisi di wilayah kerjanya.

PKB Kab Tegal

"Ini kegiatan besar sejak saat saya menjabat sebagai Kapolres Pekalongan, apalagi kegiatan pembukaannya akan dihadiri oleh Presiden sehingga saya beserta jajaran akan melaksanakan pengamanan secara maksimal," ujar Kapolres yang didampingi Kabag Ops Polres Pekalongan Kompol Mohammad Udjir dan Kasat Lantas AKP Bobby A Rachman.

PKB Kab Tegal

Kegiatan audiensi yang dilakukan Panitia Muktamar XII dengan jajaran kepolisian untuk menjalin kerja sama khususnya di bidang pengamanan di samping dengan Polres Pekalongan, pihaknya juga melakukan dengan Polres Pekalongan Kota. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan besar yang dilaksanakan di dua wilayah, yakni di Kota dan Kabupaten Pekalongan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

"Kami berharap pihak Polres di dua wilayah dapat membantu keamanan dan kenyamanan peserta yang datang dari berbagai daerah yang ribuan jumlahnya dan pemondokannnya tersebar di delapan kecamatan," ujar Sekretaris Jenderal Jatman KH Masroni kepada Kapolres.

Ada sekitar 10 ribu muktamirin yang akan mengikuti kegiatan Muktamar yang ke-12. Mereka terdiri atas tamu undangan dari dalam negeri dan luar negeri. Melihat animo peserta yang cukup besar, maka perlu dibantu keamanan yang memadai baik di lokasi acara juga di pemondokan-pemondokan peserta.

Kapolres Pekalongan berpesan kepada panitia, setiap perkembangan persiapan dan pelaksanaan kegiatan Muktamar XII agar selalu dikomunikasikan dengan jajaran polres. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama, terutama pada saat kehadiran RI 1 di pembukaan Muktamar XII.

Ikut mendampingi Sekjend Jatman yakni jajaran pengurus harian Idaroh Aliyah (pengurus pusat), Pengurus Mahasiswa Ahlith Thariqah Al Mutabarah An Nahdliyyah (MATAN), dan Humas Panitia Muktamar M Ngisom Chollil. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Nahdlatul Ulama, Ahlussunnah PKB Kab Tegal

Allah Pun Peringati Maulid Nabi-Nya dalam Al-Quran

Subang, PKB Kab Tegal

Muludan atau peringatan maulid Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi wasallam bukanlah perkara bidah, karena di dalamnya terdapat dalil-dalil Al-Qur’an berupa kisah-kisah yang menceritakan tentang kelahiran para Nabi dan Rasul-Nya.

Demikian tausiyah yang disampaikan oleh KH. Nawawi dalam kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad yang digelar di Pesantren Al-Karimiyyah, Pungangan, Patokbeusi, Subang, Jawa Barat, Sabtu (13/12) malam.

"Yang pertama, Aku berikan ilham kepada ibunya Musa, seandainya kamu takut melahirkan Musa sebagai bayi laki-laki, hanyutkanlah ia di sungai Nil’," ungkapnya setelah membacakan Surat Alqashash ayat 7.

Allah Pun Peringati Maulid Nabi-Nya dalam Al-Quran (Sumber Gambar : Nu Online)
Allah Pun Peringati Maulid Nabi-Nya dalam Al-Quran (Sumber Gambar : Nu Online)

Allah Pun Peringati Maulid Nabi-Nya dalam Al-Quran

Ayat tersebut, sambung dia, menceritakan tentang kelahiran Nabi Musa ‘alaihissalam. Ibunda Nabi Musa merasa ketakutan karena tiap bayi laki-laki kala itu terancam akan dibunuh oleh penguasa.

Setelah menyampaikan dalil pertama, mantan Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Subang itu pun menambahkan dalil berikutnya yaitu tentang kisah Maryam binti Imran yang melahirkan Nabi Isa ‘alaihissalam tanpa ayah. Kisah tersebut ada dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 45-47.

Satu lagi, kata dia, surat atau pun ayat dalam Al-Qur’an yang menjadi dalil pelaksanaan peringatan maulid Nabi Muhammad adalah Surat Al-fiil yang menjadi salah satu tanda akan dilahirkannya Nabi Muhammad.

PKB Kab Tegal

"Allah menceritakan maulid Nabi Musa, Allah menceritakan maulid Nabi Isa, Allah juga menceritakan maulid Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi wa sallam, masa kita mengadakan muludan masih disebut bidah juga!" tegas Mustasyar PCNU Kabupaten Subang itu

Untuk itu, Kiai Nawawi menegaskan kepada para hadirin untuk tetap mantap dalam melaksanakan kegiatan muludan, karena kegiatan tersebut memiliki landasan hukum yang jelas, selain itu juga dalam muludan pun terdapat beberapa hikmah dan ibadah, seperti silaturahim, mencari ilmu, sedekah, membaca shalawat dan lain sebagainya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Asep Hidayat selaku ketua panitia menyampaikan bahwa tradisi yang ada di Pesantren Al-Karimiyyah adalah menggelar muludan dan rajaban pada malam tanggal 1 rabiul awal dan 1 rajab, karena hal itu merupakan wasiat dari pendiri Pesantren yaitu KH. Abdul Karim Ali. (Aiz Luthfi/Mahbib)

 

PKB Kab Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Nahdlatul, Santri PKB Kab Tegal

Senin, 29 Januari 2018

TPQ ini Berikan Bimbingan Belajar Agar Santri Tetap Minat Mengaji

Jombang, PKB Kab Tegal - Di sejumlah daerah, minat pelajar untuk mengaji Al-Qur’an semakin menurun. Karenanya Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) ini memberikan bimbingan belajar kepada para santri sehingga tetap bertahan dan semangat dalam belajar agama.

 

TPQ dimaksud adalah Tanwirul Qulub yang berada di desa dan dusun Mlaras Sumobito Jombang Jawa Timur. Lukman Chaqim sebagai Ketua TPQ menandaskan, ada kebiasaan di masyarakat sekitar bahwa usai menyelesaikan pendidikan tingkat dasar baik SD maupun MI, mereka enggan mengaji. "Kalau sudah masuk SMP maupun MTs, sepertinya tidak pantas belajar di TPQ lagi," katanya, Selasa (12/1).

TPQ ini Berikan Bimbingan Belajar Agar Santri Tetap Minat Mengaji (Sumber Gambar : Nu Online)
TPQ ini Berikan Bimbingan Belajar Agar Santri Tetap Minat Mengaji (Sumber Gambar : Nu Online)

TPQ ini Berikan Bimbingan Belajar Agar Santri Tetap Minat Mengaji

 

Beberapa dari mereka beralasan mengikuti bimbingan belajar di sejumlah lembaga kursus. "Karena pelajaran di sekolah semakin sulit, maka kegiatan ngaji akhirnya dikorbankan," ungkap ayah 3 anak ini. Padahal andai saja tetap mengaji, mereka masih bisa membagi waktu lantaran ke TPQ tidak butuh  waktu lama, lanjutnya.

 

PKB Kab Tegal

Karenanya, sejak dua bulan lalu, TPQ ini menyediakan bimbingan belajar khusus bagi santri yang tingkat MI maupun SD. "Sejak awal sudah kami sediakan bimbingan belajar sesuai dengan minat pelajaran yang diinginkan," kata Ustadz Luqman, sapaan akrabnya.

 

PKB Kab Tegal

Tidak berhenti sampai di situ, mereka yang sudah memasuki MTs maupun SMP, juga diberikan kesempatan yang sama agar bisa menerima bimbingan belajar, khususnya mata pelajaran eksakta dan bahasa asing. "Untuk keperluan ini kami mendatangkan guru sesuai mata pelajaran yang ada dan diinginkan," ungkapnya.

 

Biaya yang harus dikeluarkan para santri sangat terjangkau. "Setiap menghadiri bimbingan belajar, mereka dikenakan biaya hanya seribu rupiah untuk tingkat dasar, dan dua ribu rupiah untuk sekolah menengah pertama," kata mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang ini.

Dengan tambahan bimbingan belajar tersebut, maka jadwal masuk untuk TPQ diajukan lebih awal yakni jam 14.45 WIB. "Untuk bimbingan belajar dimulai sejak jam 16.45 hingga 17.30 WIB," terangnya.

 

Bagi Ustadz Luqman, penambahan materi bimbingan belajar adalah sebagai terobosan agar para santri yang juga siswa bisa terus bertahan mendalami Al-Qur’an. "Karena tekad kami, santri di sini bisa mampu menghafal Al-Qur’an, baik secara lafadz, makna, maupun mengamalkan dalam keseharian," katanya. Dan untuk bisa sampai ke tataran ideal tersebut tentu membutuhkan waktu belajar yang tidak singkat, pungkasnya. (Ibnu Nawawi/Abdullah Alawi)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Nahdlatul PKB Kab Tegal

Semarang Bakal Jadi Tuan Rumah Rapimnas Pagar Nusa

Kudus, PKB Kab Tegal. Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PP PSNU) Pagar Nusa akan mengadakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada 27-29 Maret 2015 di Pesantren Az-Zuhri Tembalang, Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan yang bakal diikuti Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah PSNU Pagar Nusa se-Indonesia ini mengambil tema “Pencak Silat NU Benteng Utama NKRI dari Ancaman Radikalisme dan Terorisme”.

Semarang Bakal Jadi Tuan Rumah Rapimnas Pagar Nusa (Sumber Gambar : Nu Online)
Semarang Bakal Jadi Tuan Rumah Rapimnas Pagar Nusa (Sumber Gambar : Nu Online)

Semarang Bakal Jadi Tuan Rumah Rapimnas Pagar Nusa

Demikian informasi yang disampaikan Pimpinan Cabang PSNU Pagar Nusa usai rapat koordinasi pelatih Pagar Nusa di kantor NU Kudus, Ahad (15/3) malam.

PKB Kab Tegal

Pengurus bidang pencak silat Pagar Nusa Kudus Sunardi menjelaskan, dalam Rapimnas telah diagendakan berbagai rangkaian kegiatan, antara lain halaqah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan SAR Nasional, dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

PKB Kab Tegal

"Selain sidang-sidang Rapimnas, acara juga dirangkai Temu Pasukan Inti (Pasti), pelatihan pasti angkatan II Pagar Nusa Jawa Tengah dan Apel Akbar Kesetian terhadap NKRI pendekar Pagarnusa," terangnya.

Terkait hal itu, kata Sunardi, Pagar Nusa Kudus siap berpartisipasi mengirimkan pasukan inti dan peserta apel akbar pada hari terakhir (29/3) di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang.  "Kami akan mengirim ratusan peserta apel dan puluhan pasukan inti sesuai undangan dari PP Pagar Nusa," ujarnya.

Ia menyambut bangga kegiatan seperti ini dilaksanakan di Jawa Tengah. Menurutnya, Rapimnas dan rangkaian kegiatannya sangat bermanfaat untuk kemajuan Pagar Nusa daerah, mempererat tali persaudaraan, dan menambah syiar pencak silat NU.

"Terlebih lagi, temanya mempertegas kembali pencak silat NU sebagai benteng NKRI dari berbagai ancaman. Maka pendekar pagar Nusa Kudus selalu siap menjaga ulama, bangsa dan NKRI dari radikalisme,"tegas Sunardi yang juga pelatih Pagar Nusa ini. (Qomarul Adib/Mahbib)   

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Sunnah, Makam PKB Kab Tegal

GP Ansor Lampung Tengah Gelar Apel Banser

Lampung Tengah, PKB Kab Tegal - Diprediksi sekitar seribuan lebih, kader Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) se Kabupaten Lampung Tengah akan memadati halaman kompleks gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Tengah.

Insya Allah besok, Jumat (21/7) kami segenap keluarga besar Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lampung Tengah akan bersilaturahmi di kompleks gedung NU Lampung Tengah dalam rangka akan mengadakan pelantikan pengurus baru sekaligus Apel Banser dan dilanjutkan Rapat Kerja Cabang (Rakercab),” kata Ketua GP Ansor Lampung Tengah Saryono di sela-sela persiapan pelantikan dan apel Banser di kompleks gedung NU Lampung Tengah, Jalan Proklamator Raya Nomor 134 Seputih Jaya Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (20/7).

GP Ansor Lampung Tengah Gelar Apel Banser (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Lampung Tengah Gelar Apel Banser (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Lampung Tengah Gelar Apel Banser

Ketua panitia pelaksana Gus Sholihin menambahkan, agenda pelantikan dan apel Banser pada tahun 2017 ini mengusung tema Berkhidmat Membangun Lampung Tengah: Berkarya Untuk Kemandirian Ekonomi Pemuda, Berjuang Untuk Agama dan Negara.

“Dalam konteks kekinian, apel Banser se-Kabupaten Lampung Tengah bertujuan menjaga dan memperteguh kembali semangat (ghirah) soliditas dalam mengawal dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” imbuh alumni IAIN Jurai Siwo Kota Metro ini.

PKB Kab Tegal

Insya Allah, agenda pelantikan dan apel Banser mengundang para kiai pengasuh pesantren, pengurus NU Kabupaten Lampung Tengah, Pimpinan Pusat GP Ansor, Pimpinan Wilayah GP Ansor Propinsi Lampung, para mantan ketua pimpinan cabang GP Ansor Kabupaten Lampung Tengah, badan otonom di lingkungan NU Kabupaten Lampung Tengah, Bupati Lampung Tengah, Kapolres Kabupaten Lampung Tengah, Dandim 0411 Lampung Tengah, dan para tokoh masyarakat dan lain-lain. (Akhmad Syarief Kurniawan/Alhafiz K)

PKB Kab Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal Amalan, RMI NU PKB Kab Tegal

IPNU-IPPNU Lamongan Gelar Diklat SAR

Lamongan, PKB Kab Tegal. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Lamongan menggelar diklat Serach and rescue (SAR) dan Kepalangmerahan pada 4 hingga 6 Oktober 2009 kemarin, bertempat di Waduk Gondang Sugio Lamongan

Kegiatan ini dilakukan oleh Lembaga Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Kepanduan Putri (KKP) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Tingkat Pertama (Diklatama) dengan mengambil spesifikasi di bidang Serach and rescue (SAR) dan Kepalangmerahan.

IPNU-IPPNU Lamongan Gelar Diklat SAR (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Lamongan Gelar Diklat SAR (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Lamongan Gelar Diklat SAR

Menurut Ketua PC IPNU Lamongan Imam Fadli mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang Kepalangmerahan dan bencana alam. Para peserta juga diajak berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pengembangan sumber daya manusia alam dan lingkungan, serta berpartisipasi dalam terlaksananya pendampingan dan penguatan masyarakat.

PKB Kab Tegal

Dalam rilis yang diterima PKB Kab Tegal, diklat ini diikuti 50 peserta terdiri dari utusan 2 putra dan 2 putri dari Pimpinan Anak Cabang (tingkat kecamatan) IPNU-IPPNU se-Kabupaten Lamongan.

Materi yang disajikan berupa pembalutan dan pembidaian, anatomi dan faal tubuh dasar, pengetahuan obat-obatan dan kesehatan lapangan, survival dan navigasi, pendarahan dan syok, dengan narasumber dari Taruna Siaga Bencana Kabupaten Lamongan, KSR-PMI Lamongan dan Tim Penanggulangan Bencana Nahdlatul Ulama.

PKB Kab Tegal

Pada akhir acara peserta juga melakukan aksi peduli bencana gempa Padang di sekitar lokasi wisata Waduk Gondang dengan mengumpulkan dana untuk disalurkan ke para korban bencana alam tersebut. (nam)Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal News, Jadwal Kajian PKB Kab Tegal

Minggu, 28 Januari 2018

Syekhah Fathimah, Ulama Perempuan Ahli Hadis Asal Nusantara

Tangerang Selatan, PKB Kab Tegal. Direktur Islam Nusantara Center (INC) A Ginanjar Sya’ban menyebutkan, hanya ada sedikit sekali ulama perempuan yang ahli dalam bidang hadis. Selama ini kebanyakan pengkaji hadis adalah ulama laki-laki.  

Berdasarkan hasil riset dari Shafiyah Idris Fallata dengan judul Peran Perempuan dalam Melestarikan Kitab Shahih Bukhari-Muslim [dengan Transmisi] Sejak Abad ke-4 hingga 14 H, satu dari tiga ahli hadis ulama perempuan adalah berasal dari Nusantara yaitu Syekah Fathimah bint ‘Abd al-Shamad al-Falimbani.

Syekhah Fathimah, Ulama Perempuan Ahli Hadis Asal Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Syekhah Fathimah, Ulama Perempuan Ahli Hadis Asal Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Syekhah Fathimah, Ulama Perempuan Ahli Hadis Asal Nusantara

“Pada abad keempat belas (sembilan belas masehi), ulama hadis perempuan di seluruh dunia Islam itu hanya tiga,” kata Ginanjar di Tangerang Selatan, Sabtu (18/11).

Pertama, Syekhah Ummatullah bint ‘Abd al-Ghani al-Dahlawi asal Delhi India. Kedua, Syekah Fathimah bint ‘Abd al-Shamad al-Falimbani asal Indonesia. Ketiga, Syekhah Fathimah bint Ya’qub al-Makki dari Mekkah.

Menurut Ginanjar, salah satu guru ulama hebat Syekh Nawawi Al Bantani ketika belajar di Mekan adalah Syekah Fathimah bint ‘Abd al-Shamad al-Falimbani. 

“Salah satu guru Syekh Nawawi Al Bantani ya ini,” ucapnya. (Muchlishon Rochmat)

PKB Kab Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

PKB Kab Tegal

PKB Kab Tegal Khutbah PKB Kab Tegal